Matahari Putra Prima Bagikan Dividen Rp193,9 Miliar

Dian Ihsan Siregar    •    13 Mei 2015 15:01 WIB
matahari department store
Matahari Putra Prima Bagikan Dividen Rp193,9 Miliar
Matahari Putra Prima Bagikan Dividen Rp193,9 Miliar. Dok/Dian Ihsan Siregar

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) bakal membagikan untung bagi hasil atau dividen tahun buku 2014 kepada pemegang saham sebesar Rp193,9 miliar, atau setara 35 persen dari perolehan laba bersih Rp554 miliar di 2014.

"Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan perseroan menyetujui pembagian dividen Rp193,9 miliar di tahun ini, atau setara Rp36 per saham," kata Director of Public Relations & Communications Matahari Putra Prima Danny Kojongian ditemui usai acara RUPS Tahunan perseroan di Hotel Aryaduta Tugu Tani, Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Dia menyebutkan, perseroan menganggarkan dana dari laba sebesar Rp2 miliar untuk cadangan standar, dan sisanya Rp358 miliar akan ditahan oleh perseroan. Sehingga bisa menjadi modal kerja bisnis perseroan untuk kedepannya.

Adapun pembagian dividen ini, sambung Danny, perseroan akan umumkan pada 18 Mei 2015 melalui pengumuman di media massa. Pembagian dividen pastinya sudah melewati aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Nanti tanggal 18 Mei sesuai POJK akan dilakukan pengumuman risalah rapat di koran dan tentunya dividen ini dan cum date dividen? yang akan kita bagikan," cetus Danny.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) membukukan laba bersih sebesar Rp554,01 miliar sepanjang 2014 atau 24,52 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp444,9 miliar.

Kenaikan laba bersih seiring dengan penjualan di 2014, tercatat menjadi Rp13,59 triliun atau naik 14,01 persen dari posisi sebelumnya sebesar Rp11,92 triliun.

Chief Executive Officer (CEO) MPPA, Noel Trinder menjelaskan, raihan positif perseroan diperoleh perseroan menyusul target Same Store Sales Growth (SSSG) atau pertumbuhan per toko sebesar 5,4 persen pada 2014, meskipun ada perlambatan pada semester kedua yang disebabkan oleh lingkungan makroekonomi.

Perseroan juga sudah siap untuk menerapkan strategi pertumbuhan berkelanjutan selama sepuluh tahun. Satu dekade terakhir perseroan telah menciptakan bisnis dengan penjualan dan pertumbuhan laba yang berkelanjutan melalui ekspansi gerai baru.

"Landasan untuk ekspansi masa depan bergantung pada organisasi dan regenerasi. Pada 2014 MPPA berhasil membuka 42 toko baru dan mengoperasikan 267 toko multiformat di wilayah Indonesia," katanya.

Salah satu landasan regenerasi adalah menciptakan dan memperkenalkan generasi ke-7 Hypermart atau dikenal G7. Menurut dia, format G7 terbilang unik di Indonesia dengan memfokuskan diri pada peningkatan kenyamanan berbelanja secara menyeluruh seperti hypermarket kelas dunia. MPPA melakukan penataan kembali dan investasi pada kemampuan karyawan baru. Prosesnya sudah dimulai sejak semester kedua 2014 dan berlanjut pada 2015 ini.

Penyelarasan organisasi, menurutnya, untuk meningkatkan kemampuan perseroan dalam memberikan layanan lebih kepada pelanggan. Perseroan saat ini mengoperasikan sebanyak 267 gerai terdiri atas 107 Hypermart, sebanyak 58 Foodmart, dan 102 Boston Health and Beauty di 67 kota di Indonesia.


(WID)

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya
Jelang Tottenham vs Juventus

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya

1 day Ago

Striker Tottenham Hotspur, Fernando Llorente, menegaskan tidak akan merayakan jika dia mencetak…

BERITA LAINNYA
Video /