Penjual Batu Bacan 'Kepung' Kongres Demokrat

Amaluddin    •    13 Mei 2015 17:57 WIB
kongres partai demokrat
Penjual Batu Bacan 'Kepung' Kongres Demokrat
Penjual batu bacan di Kongres Demokrat. FOTO: MTVN/Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Puluhan pedagang batu akik menjajakan jualannya dia area kongres IV Partai Demokrat (PD) di Hotel Shangri-La, Surabaya, Jawa Timur. Namun, dari berbagai jenis batu mulya, batu Bacan asal Pulau Bacan, Halmahera Selatan, Ternate, Maluku Utara, menjadi favorit para pembeli.

Menurut Syahrizal, warga dari Sumatera Barat, salah satu pedagang batu mulya ini mengatakan bahwa batu bacan selalu diincar para pembeli. Bentuk dan jenisnya yang molek, seakan menghipnotis pembeli.

"Harganya memang mahal, mulai Rp9 juta per buah sampai harga termurah Rp500 ribu per buah, tapi barangnya memang bagus," kata pria yang datang bersama satu orang temannya itu, di lokasi kongres PD di Surabaya, Rabu (13/5/2015).

Dia menjelaskan, harga batu bacan saat ini memang sedang tinggi di kalangan pecinta batu akik. "Kalau bongkahan batunya (batu bacan yang belum jadi akik) harganya bisa sampai Rp300 juta. Tapi kalau sudah menjadi akik harganya variatif, Rp5 juta bahkan sampai Rp200 juta. Tapi ada juga yang paling murah, yakni Rp500 ribu per buah," katanya.



Sementara itu, omzet yang dihasilkannya dalam sehari, kata dia, bisa mendapat keuntungan Rp5 juta. "Kalau pertama kongres dimulai, omzet bisa Rp5 jutaan, tapi sekarang hanya Rp3 juta," jelasnya.

Samlay (55) yang juga salah satu pedagang asal Jakarta, Pondok Gede Asrama Haji, mengaku datang ke area kongres ini tidak sendiri. Dia datang bersama teman-temannya.

Menurut dia, sejumlah bongkahan batu akik ini dijual dengan harga yang bervariasi tergantung besar kecilnya batu dan jenisnya. Ia mencontohkan, Black Jack sebesar gengaman orang dewasa ini dijual dengan harga Rp250 ribu. Untuk jenis Blimbing Aceh ini, juga dihargai Rp100 ribu dengan besar separuh dari Black Jack.

"Tapi kalau batu yang favorit masih tetap Batu Bacan. Tetapi, pembeli hanya orang yang benar-benar paham batu. Sementara orang-orang khawatir apakah itu palsu atau asli, sehingga mereka tidak membeli," paparnya.

Karena banyaknya pedagang akik di lokasi tersebut, dia juga tak segan-segan membanting harga. Sejumlah bongkahan batu akik ini, sebagian dibeli dan beberapa bagian memang menambang sendiri. Puluhan pedangan batu akik 'mengepung' area Kongres IV Partai Demokrat di Shangri-La Hotel, Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya. Para penjual batu mulia serentak mendatangi lokasi kongres mulai, 11-13 Mei 2015.



Puluhan penjual batu akik ini terlihat menyebar di beberapa penjuru area kongres, di antaranya pintu masuk sebelah barat. Di tempat itu setidaknya terdapat tiga penjual akik yang menggelar dagangannya. Kemudian di pintu masuk sebelah timur. Di tempat ini terdapat sekitar tujuh penjual batu akik.

Belum lagi di sekitar tenda dan area parkiran juga ada penjual akik. Kali ini, kongres IV partai Demokrat mirip basar batu akik karena banyaknya pedagang akik yang mengais rejeki. Para pedagang akik ini lebih banyak menjual batu bongkahan dari berbagai jenis batu akik. Mulai, batu Oval, Giok Aceh, Kalimaya, Pancawarna, Blimbing Aceh hingga Black Jack juga tersedia di kawasan tersebut.


(AHL)

Antonio Conte Balas Sindiran Keras Mourinho
Liga Champions 2017 -- 2018

Antonio Conte Balas Sindiran Keras Mourinho

2 hours Ago

Conte merasa Mourinho masih sering memperhatikan apa yang terjadi di Chelsea. Untuk itu, ia mem…

BERITA LAINNYA
Video /