SBY Minta TNI dan Polri Tak Khianati Reformasi

M Rodhi Aulia    •    13 Mei 2015 22:47 WIB
kongres partai demokrat
SBY Minta TNI dan Polri Tak Khianati Reformasi
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto: Antara/Zabur Karuru).

Metrotvnews.com, Surabaya: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyebut TNI dan Polri harus bebas dari lingkaran politik praktis. TNI dan Polri tak boleh mengkhianati semangat reformasi.

"TNI dan Polri harus tetap terbebas dari lingkaran politik kekuasaan, agar tidak mengkhianati reformasi dan juga tidak membuat TNI dan Polri terpecah belah, serta tidak lagi independen," kata Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato politiknya, di Hotel Shangri-La, Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Rabu (13/5/2015) malam.

Tak hanya itu, TNI dan Polri harus bisa menjaga hubungan masyarakat sipil dan militer. Keduanya harus tetap harmonis sesuai dengan nilai-nilai demokrasi.

"Kedua belah pihak, baik sipil dan TNI/Polri secara sadar dan aktif harus menegakkan hubungan sipil dan militer yang sehat, sesuai dengan tatanan konstitusi dan nilai-nilai demokrasi," pungkas dia.

Dalam pidato politiknya, SBY juga menyorot kisruh yang terjadi antara KPK dan Polri. SBY menegaskan kedua institusi ini harus diselamatkan.

"Selamatkan institusi KPK dan Polri agar kedua lembaga penegak hukum tersebut tetap bisa melaksanakan tugasnya dengan efektif. Fungsi dan pelaksanaan tugas institusi, tidak boleh terganggu, karena terjadinya benturan kepentingan seseorang," pungkas dia. 


(DRI)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /