ZTE Tanamkan 10 Perlindungan di Ponselnya

Mohammad Mamduh    •    14 Mei 2015 11:13 WIB
zte
ZTE Tanamkan 10 Perlindungan di Ponselnya
ZTE Grand S3

Metrotvnews.com: ZTE menyatakan bahwa smartphone mereka telah dilengkapi oleh berbagai sistem keamanan. Untuk melindungi data pribadi pengguna sehingga para pelaku bisnis sampai pemerintah tidak perlu takut akan adanya pencurian data.

“Tujuan kami adalah membuat smartphone yang aman sehingga informasi pribadi dan data rahasia mereka dapat terlindungi. Hal ini sangat penting, khususnya bagi pelaku bisnis, enterprise, dan pemerintahan, yaitu orang-orang yang berurusan dengan banyak informasi rahasia dan sensitif melalui ponsel mereka,” jelas Fritz, Managing Director Mobile Devices Division, PT ZTE Indonesia.

ZTE memiliki strategi ’10 Perlindungan’ yang menyediakan sistem keamanan, seperti perlindungan terhadap penyadapan, keterbukaan informasi, pelacakan, pencurian, charging malpractice, penipuan, virus, pelecehan, kecerobohan, dan pengurangan kecepatan.

Anti-phishing dan anti-fraud adalah dua dari ’10 Pencegahan’ yang ditanamkan pada smartphone ZTE. Sistem tersebut merupakan fungsi pengamanan terbaik di industri. Anti-phishing berfungsi untuk meningkatkan enkripsi pada pesan yang dikirimkan dan diterima melalui WeChat serta SMS.

Anti-fraud berfungsi untuk mendeteksi upaya penipuan berbahaya. Teknologi ZTE ini telah mendapatkan paten di China. ZTE juga telah mengembangkan mobile browser yang dapat memverifikasi URL dan memberikan browsing yang lebih aman.

Selain itu, ZTE juga menciptakan 'Palm Butler', yaitu perangkat lunak untuk mengatur keamanan yang khusus dikembangkan oleh ZTE. Berdasarkan “National Class 5 Security Tests”, perangkat lunak tersebut menawarkan 13 fungsi keamanan berkelas tinggi, seperti optimasi sistem, pembukti keaslian, smart interception, pemeriksaan cloud dan pengawasan lalu lintas. Palm Butler diletakkan di lapisan bawah sistem ponsel, dengan kebutuhan untuk membuka otoritas ROOT, yang dapat dikendalikan oleh kita sendiri untuk mencapai manajemen keamanan penuh.

Awal bulan Maret lalu, ZTE meluncurkan seri Grand terbaru, yaitu ZTE Grand S3 yang dilengkapi dengan fitur biometrik mata yang pertama kali di dunia, yang dibuat oleh EyeVerify. Solusi EyePrint ID™ memungkinkan pengguna untuk mengunci dan mengamankan perangkatnya tanpa memerlukan kata sandi, dan dengan demikian meningkatkan taraf keamanan serta kerahasiaan data pribadi dalam perangkat. Fitur EyePrint ID™ juga akan ditemui di seluruh perangkat ZTE Grand berikutnya, dan akan terintegrasi dengan fitur mobile payment serta aplikasi lainnya.
 


(ABE)

Sulit Dapatkan Perisic, MU Incar Winger AS Monaco
Bursa Transfer Pemain

Sulit Dapatkan Perisic, MU Incar Winger AS Monaco

25 minutes Ago

Manchester United tampaknya mulai menyerah mengejar winger Inter Milan Ivan Perisic. Teranyar, …

BERITA LAINNYA
Video /