Perbaiki Irigasi, Kulon Progo Anggarkan Rp11,8 Miliar

Antara    •    14 Mei 2015 13:39 WIB
pertanian
Perbaiki Irigasi, Kulon Progo Anggarkan Rp11,8 Miliar
Irigasi. Antara/Oky Lukmansyah

Metrotvnews.com, Kulon Progo: Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta menganggarkan Rp11,8 miliar untuk memperbaiki jaringan irigasi dan drainase guna mendukung sektor pertanian.

Kabid Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulon Progo Hadi Priyanto mengatakan, pada 2015 Pemkab Kulon Progo meningkatkan anggaran infrastruktur jaringan irigasi tersier dan perbaikan drainase karena banyak keluhan dari petani.

"Setiap tahun, lahan pertanian digenangi air, khususnya di tujuh kecamatan. Untuk itu, kami secara bertahap meningkatkan anggaran perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi, serta perbaikan drainase," kata Hadi Priyanto di Kulon Progo, Kamis (14/5/2015).

Dia mengatakan, ada 25 daerah irigasi (DI) yang akan dilakukan rehabilitasi dengan anggaran Rp9,7 miliar. Sebanyak 25 daerah irigasi di antaranya Jangkang, Kembangmalang, Singogoweng, Wiyu, Singo, Soka, Grembul,
Dasnganten, Kedung Kobong, hingga Ngobarat. Setiap daerah irigas di 12 kecamatan mendapat alokasi anggaran untuk perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi.

"Kami berharap seiring meningkatkan kualitas jaringan irigasi di Kulon Progo, mampu meningkatkan produksi pertanian di 12 kecamatan. Jaringan irigasi merupakan nadi dari sektor pertanian," ujarnya.

Selain saluran irigasi, kata Hadi, Pemkab Kulon Progo juga menganggarkan dana perbaikan saluran drainese sebesar Rp2,1 milair. Perbaikan drainase akan dipusatkan di Drainase Sorowiti sepanjang 125 meter, pemeliharaan bangunan Drainase Rowo Jembangan sepanjang 100 meter, penguatan Tanggul Bantaran Kali Nagung sepanjang 100 meter, normalisasi tanggul Bantaran Kali Papah, dan rehabilitasi Jembatan Josutan.

Dia mengatakan pihaknya mendapat keluhan dari petani di wilayah tersebut seperti di kawasan drainase Rowo Jambangan yang ada di Bulak Srikayangan, Sentolo. Setiap tahun area persawahan selalu digenangi air karena saluran drainase tidak mampu menampung air dari jaringan irigasi yang ada.

"Perbaikan saluran drianase terus kami tingkatkan. Hanya saja, pagu anggaran untuk perbaikan dan pembanguan irigasi masih kecil, begitu juga anggaran untuk anggaran perbaikan drainase," cetusnya.

Ketua Komisi III DPRD Kulon Progo Hamam Cahyadi mengatakan, anggaran irigasi dan drainase harus ditingkatkan, apalagi program pemerintah meningkatkan produksi pertanian, khususnya beras. Menurut dia, perlu ada percepatan pembangunan jaringan irigasi dan infrastruktur pertanian laiannya.

"Hal ini membutuhkan keberanian pemkab dalam penganggaran. Program swasembada beras harus diimbangi infrastruktur yang memadai," pungkasnya.


(WID)

7 Sebab PSG Bisa Atasi Celtic dengan Mudah
Jelang PGS vs Celtic

7 Sebab PSG Bisa Atasi Celtic dengan Mudah

1 hour Ago

Paris Saint-Germain punya kans lebih besar untuk membantai wakil Skotlandia itu Parc des P…

BERITA LAINNYA
Video /