SMAN 5 Angkasa Wakili Papua ke Final Cerdas Cermat 4 Pilar

Dimas Prasetyaning    •    15 Mei 2015 02:14 WIB
mpr ads
SMAN 5 Angkasa Wakili Papua ke Final Cerdas Cermat 4 Pilar

Metrotvnews.com, Jayapura: Kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada siswa SMA dirangkaikan dengan lomba cerdas cermat tingkat nasional. Pesertanya adalah seluruh SMA yang memenangkan lomba serupa tingkat propinsi.

Salah satunya adalah SMA Angkasa. Sekolah yang berjarak 10 kilometer dari ibukota Papua itu menjadi runner-up 2014, dan karenanya Dinas Pendidikan Propinsi Papua kembali menunjuk SMA Angkasa mewakili Papua untuk 2015.

Kepada para siswa SMA Angkasa, Sekretaris Jenderal MPR Eddie Siregar menegaskan cerdas cermat empat pilar kebangsaan bukan sembarang lomba. Seperti juga sosialisasi empat pilar kebangsaan, kegiatan itu adalah upaya merawat ideologi bangsa dan menumbuhkan rasa nasionalisme kepada generasi penerus bangsa.

"Kalian adalah pemilik masa depan, bukan kami yang sudah tua-tua ini," ujar Eddie Siregar di SMA Angkasa, Jayapura, Selasa (6/3/2015).

Kehadiran Eddie Siregar bersama tim pembekalan MPR, disambut perwakilan Dinas Pendidikan Papua, Leonardo Tapilatu dan Wakepsek Bidang Kesiswaan Siagian serta para guru. 

Final nasional cerdas cermat empat pilar kebangsaan akan digelar di Jakarta pada 7 hingga 17 Agustus 2015. Ada babak penyisihan, perempat final dan seterusnya sama seperti lomba pada umumnya.

Kepada 10 orang siswa SMA Angkasa anggota kontingen lomba, diingatkan bahwa misi mereka ke Jakarta kelak bukan sekedar memenangkan lomba. Mesti itu misi utama, namun yang tidak kalah penting menjaga nama baik sekolah yang merupakan sekolah unggulan di Papua.

Lebih jauh adalah menjaga kehormatan warga Papua melalui tindak tanduk yang bersahabat dan santun dengan kontingen propinsi lain. Tindak tanduk yang santun dan bersahabat dalam keseharian adalah ujud pemahaman paripurna terhadap nilai-nilai Pancasila, UUD '45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

"Kami akan latihan terus target juara nasional tercapai seperti yang tadi Bapak sampaikan," kata Yuliani, guru pembimbing kontingen Papua menanggapi wejangan MPR.

 


(LHE)

Video /