Kembangkan Bioskop, First Media Anggarkan Capex Rp1,5 Triliun

Dian Ihsan Siregar    •    15 Mei 2015 19:32 WIB
first media
Kembangkan Bioskop, First Media Anggarkan Capex Rp1,5 Triliun
Ilustrasi. Antara/Rendhik Andika

Metrotvnews.com, Jakarta: PT First Media Tbk (KBLV) bakal mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp1,5 triliun dalam mengembangkan bioskop cinemaxx.

Vice President Director First Media Irwan Djaja mengatakan, dari dana capex sebanyak Rp1,5 triliun, dana untuk mengembangkan bioskop cinemaxx sebesar Rp300 miliar-Rp500 miliar. Dana itu dialokasikan guna mengajar target 2.000 layar hingga sepuluh tahun ke depan.

"Saat ini, kami punya 31 layar cinemaxx yang tersebar di enam lokasi. Dari dana Rp300 miliar-Rp500 miliar, kami belum memiliki target tambahan layar, tapi masih kita susun terkait tambahan layar," ujar Irwan ditemui dalam acara public expose perseroan di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Menurut dia, prospek bioskop masih sangat cerah untuk ke depan. Sebab, perseroan memiliki jaringan dan koneksi yang kuat di industri film.

"Kita pasti melihat kenapa masuk bisnis ini, pertumbuhan cepat dan tidak banyak. Kita juga akan sinergi dengan properti terkait bioskop ini," ungkap dia.

Dia mengatakan, terkait pembangunan bioskop ini, perseroan mempercayakan anak usahanya PT Cinemaxx Global Pasific untuk menjalankan bioskop cinemaxx ini dalam sepuluh tahun ke depan.

Selain mengembangkan bioskop cinemaxx, lanjut dia, dana capex perseroan juga akan digunakan untuk mengembangkan jasa internet berbasis wireless yang mengadopsi teknologi 4G LTE.

Adapun sumber dana capex, perseroan bisa dapatkan dari kas internal, pinjaman perbankan, bahkan bisa didapatkan dari aksi korporasi lewat pasar modal.


(WID)

Putus Kontrak, Dani Alves Isyaratkan Reuni dengan Guardiola
Bursa Transfer Pemain

Putus Kontrak, Dani Alves Isyaratkan Reuni dengan Guardiola

31 minutes Ago

Dani Alves mengisyaratkan kemungkinan bereuni dengan Josep 'Pep' Guardiola di Mancheste…

BERITA LAINNYA
Video /