Meski Gapai Laba Triliunan, First Media Tak Tebar Dividen

Dian Ihsan Siregar    •    15 Mei 2015 19:44 WIB
first media
Meski Gapai Laba Triliunan, First Media Tak Tebar Dividen
Ilustrasi. Antara/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: PT First Media Tbk (KBLV) meraih laba bersih sebesar Rp7,73 triliun di tahun buku 2014. Meski dapat laba bersih yang sangat pesat, perseroan tidak membagikan untung bagi hasil atau dividen kepada pemegang saham.

Vice President Director First Media Irwan Djaja mengatakan, laba sebesar Rp7,73 triliun di akhir 2014 ditetapkan sebaagai laba ditahan, erseroan tidak akan membagikan dividen kepada pemegang saham. Sebab laba tersebut guna menunjang ekspansi bisnis di masa mendatang.

"Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan perseroan menyetujui laba bersih akan dicatat sebagai laba ditahan, tidak ada pemberian dividen kepada pemegang saham di tahun ini," ucap Irwan ditemui dalam acara public expose perseroan di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Dengan menahan laba di tahun lalu, dia berharap, perseroan bisa meningkatkan ekspansi bisnisnya di tahun ini. Sehingga kinerja keuangan yang diharapkan bisa tumbuh positif di tahun ini.

Perlu diketahui, First Media membukukan laba bersih sebesar Rp7,73 triliun sepanjang 2014, atau naik drastis dari posisi rugi sebesar Rp103,37 miliar di 2013.

Laba bruto menjadi Rp1,43 triliun di 2014, atau naik dari posisi Rp1,28 triliun di akhir 2013. Laba usaha naik menjadi Rp440,042 miliar di tahun lalu, atau naik dari posisi Rp187,33 miliar di akhir 2013.

Pendapatan perseroan menjadi Rp2,03 triliun di tahun lalu, atau naik 15,50 persen dari posisi sebesar Rp1,75 triliun di akhir 2013. Laba perseroan yang meningkat berasal dari keuntungan penjualan sebagian saham entitas anak sebesar Rp1,33 triliun, keuntungan atas realisasi nilai transaksi dengan pihak non pengendali sebesar Rp537,23 miliar, dan keuntungan dari pencatatan investasi pada entitas asosiasi sebesar Rp5,96 triliun.

Beban layanan menjadi Rp592,45 di akhir 2014, atau naik dari posisi Rp474,11 miliar di tahun 2013. Beban penjualan menurun jadi Rp133,86 miliar di 2014, dari posisi sebesar Rp158,06 miliar di 2013. Beban umum dan administrasi menjdi Rp514,77 miliar di 2014, atau turun dari posisi sebesar Rp583,25 miliar di 2013.

Jumlah liabilitas perseroan sebesar Rp3,57 triliun di 2014, dari posisi Rp2,80 triliun di 2013. Sedangkan ekuitas perseroan menjadi Rp9,38 triliun di tahun lalu, atau naik dari posisi Rp2,436 triliun. Adapun posisi aset sepanjang tahun lalu menjadi Rp12,96 triliun, atau melonjak dari posisi aset sebesar Rp5,24 triliun di akhir 2013.


(WID)

Sulit Dapatkan Perisic, MU Incar Winger AS Monaco
Bursa Transfer Pemain

Sulit Dapatkan Perisic, MU Incar Winger AS Monaco

10 hours Ago

Manchester United tampaknya mulai menyerah mengejar winger Inter Milan Ivan Perisic. Teranyar, …

BERITA LAINNYA
Video /