Seminggu Dikuntit, Pemilik Ganja 42 Kilogram Ditangkap di Makassar

Amaluddin    •    15 Mei 2015 20:07 WIB
ganja
Seminggu Dikuntit, Pemilik Ganja 42 Kilogram Ditangkap di Makassar
Polisi memeriksa tumpukan ganja di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Rabu (6/5). Foto: Antara/Didik Suhartono

Metrotvnews.com, Surabaya: Setelah seminggu melakukan pendalaman, polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus kepemilikan 42 kilogram ganja di Kapal Motor (KM) Dobonsolo.

Kapal tersebut tengah sandar di Terminal Gapura Surya, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu pekan lalu (6/5/2015). Puluhan ganja kering siap edar tersebut milik dua warga Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menangkap satu dari dua pemilik ganja kering itu, di Makassar. Tak hanya satu tersangka, seorang calo tiket kapal juga turut diamankan.

Si pemilik ganja yang diamankan adalah Abdul Aziz Baso, 41, warga Bangkala Dalam IV, Kecamatan Manggala, Kota Makasar. Sedangkan calo tiketnya adalah, Kamarudin alias Kopral, 52, warga kos di Jalan Teluk Nibung Barat IV, Perak Barat, Kecamatan Pabesan Cantikan, Surabaya.

Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Arnapi, barang haram ini oleh tersangka dibeli dari bandar besar di Jakarta. Barang tersebut kemudian dibawa ke Surabaya melalui jalan darat. Selanjutnya, dibawa ke Makassar menggunakan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak.

"Sebanyak 42 kilogram ganja ini milik dua orang," ujarnya, di Mapolres Tanjung Perak, Jumat (15/5/2015).

Satu orang sudah ditangkap di Makassar, atas nama AAB (Azis), warga Bangka Dalam, Makasar. Sedangkan satu orang masih diburu. "Dia juga warga Makassar," ujar Arnapi.

Satu orang yang masih diburu itu adalah Jalil, rekan tersangka Azis. Kedua tersangka ini sama-sama membeli ganja per kilogramnya Rp2,5 juta dari bandar besar di Jakarta. Masing-masing, tersangka AAB membeli 12 kilogram, sedangn JL, 30 kilogram ganja.

Kedua tersangka juga menggunakan jasa calo tiket dan portir (buruh angkut) yang sama untuk mengangkut ganja ke atas kapal di Terminal Gapura Surya, yaitu tersangka Kamarudin.

"Dari Jakarta, tersangka AAB menumpang kereta api jurusan Stasiun Pasar Turi, lalu menghubungi tersangka KD (Kamarudin)," lanjutnya.

Sedangkan tersangka JL (DPO), dari Jakarta menumpang bus turun di Jalan Jakarta, Surabaya, kemudian juga menghubungi calo tiket yang sama, untuk berangkat ke Maksar di hari yang sama, menggunakan kapal yang sama pula.

Sayangnya, saat si portir suruhan Kamarudin hendak membawa 42 kilogram ganja itu ke atas kapal, petugas mencurigainya dan melakukan pengamanan. Mengetahui barangnya diamankan polisi, Azis dan Jalil langsung kabur naik ojek menuju Bandara International Juanda Surabaya di Sidoarjo dan pulang ke Makassar menggunakan pesawat.

"Sebelum kabur tersangka mengaku sempat menghubungi bandar besarnya di Jakarta untuk memberitahukan kalau puluhan ganja miliknya diamankan di Surabaya," papar Arnapi.

Selanjutnya, polisi melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Azis. "Mereka sudah dua kali menyelundupkan ganja melalui Pelabuhan Tanjung Perak. Enam bulan lalu, AAB membawa 10 kilogram, sedang JL, juga 10 kilo (gram), dan mereka berhasil lolos," ungkapnya.
 


(UWA)

Shaqiri Tepis Rumor Pindah ke Roma
Isu Bursa Transfer Pemain

Shaqiri Tepis Rumor Pindah ke Roma

8 hours Ago

Mendengar kabar ketertarikan AS Roma, Shaqiri mencoba untuk menjawab dengan santai. Ia mengaku …

BERITA LAINNYA
Video /