Lagi, TKI Asal Indramayu Terancam Hukuman Mati

dedy musashi    •    17 Mei 2015 10:06 WIB
tki
Lagi, TKI Asal Indramayu Terancam Hukuman Mati
Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Migrant Care melakukan aksi di depan Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi, Kuningan, Jakarta Selatan. (MI-Immanuel Antonius)

Metrotvnews.com, Indramayu: Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Indramayu, Jawa Barat, kembali terancam hukuman mati di luar negeri. Siti Qomariyah, TKI asal Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, terancam hukuman mati dengan tuduhan pembunuhan.

Siti Qomariyah dituduh membunuh salah seorang warga Kalimantan pemilik kontrakan yang ditinggalinya di Arab Saudi. Ia kemudian divonis hukuman mati sejak 2011 lalu.

"Anak saya minta izin ke majikannya di Arab Saudi untuk pulang ke Indonesia. Tapi enggak diizinin, terus dia kabur dan tinggal di kontrakan itu bersama teman-temannya," kata Rokhmi, ibunda Siti Qomariyah kepada Metro TV, Minggu (17/5/2015).

Rokhmi menjelaskan, Siti Qomariyah diajak tinggal di kontrakan oleh dua temannya sebagai tempat pelarian. Di kontrakan itulah pembunuhan terjadi. Rokhmi menduga, pembunuhan tersebut dilakukan dua teman Siti Qomariyah. Ia pun sangsi bahwa anaknya terlibat pembunuhan.

Rokhmi menuturkan dirinya masih bisa berkomunikasi dengan anaknya yang berada di balik jeruji besi di Arab Saudi. Dia pun meminta pemerintah Indonesia untuk menjembatani persoalan hukuman mati anaknya dengan pemerintah Arab Saudi.

Sebelumnya, Wasnipah, TKI asal Indramayu lainnya juga terancam hukuman mati di Tiongkok. Wasnipah divonis hukuman mati dengan tuduhan terlibat sindikat narkotika sebagai kurir yang membawa heroin masuk ke Tiongkok. 


(MEL)

Arsenal Terancam Kehilangan Chamberlain
Bursa Transfer Pemain

Arsenal Terancam Kehilangan Chamberlain

15 hours Ago

Arsenal masih dipusingkan dengan isu masa depan para pemainnya. Selain Alexis Sanchez, The Gunn…

BERITA LAINNYA
Video /