Said Aqil Sebut Tim Ekonomi Kabinet Jokowi Lemah

Mufti Sholih    •    17 Mei 2015 16:06 WIB
reshuffle kabinet
Said Aqil Sebut Tim Ekonomi Kabinet Jokowi Lemah
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj--MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Medan: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menilai sejumlah menteri di Kabinet Kerja ada yang memiliki kinerja cukup lemah. Akibatnya, menteri tersebut tidak mampu memberikan hasil signifikan.

"Ada beberapa menteri yang lemah, terutama tim ekonomi," kata Said Aqil seperti dilansir Antara, Minggu (17/5/2015).

Pendapat itu disampaikan Said Aqil Siradj terkait munculnya wacana reshuffle kabinet. Kiai Said menjelaskan, cukup banyak indikator yang menunjukkan lemahnya kinerja tim ekonomi dalam Kabinet Kerja, seperti nilai tukar rupiah yang merosot hingga tembus Rp13 ribu per USD.

Demikian juga dengan terus menurunnya daya beli, dan bertahan mahalnya harga berbagai bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat. "NU sudah sering menyampaikan rekomendasi (tentang kebijakan ekonomi itu)," ucapnya.

Beberapa rekomendasi dari NU, kata Kiai Said, telah dijalankan pemerintah sepeti penghapusan "broker-broker raksasa" dalam berbagai kebijakan ekonomi nasional.

"Sekarang sudah dimulai. Seperti Petral di Singapura yang dibubarkan. Gus Dur dulu sempat mau membubarkan, tetapi belum dalam kondisi kuat," ungkapnya.

Mengenai 'eshuffle, pihaknya menyerahkan kewenangan penuh kepada Presiden Joko Widodo yang memiliki hak prerogatif, termasuk jika mengganti kader NU yang ada dalam kabinet. "Itu hak Presiden, terserah presiden, tidak ada upaya kita (untuk melobi)," ujar Said Aqil.


(TII)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /