Indonesia Tak Ingin Campuri Investigasi Jatuhnya Helikopter Pakistan

Damar Iradat    •    19 Mei 2015 11:09 WIB
kecelakaan helikopter
Indonesia Tak Ingin Campuri Investigasi Jatuhnya Helikopter Pakistan
Jubir Kemlu RI Arrmanatha Nasir (Foto: Fajar Nugraha/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyebab kecelakaan helikopter rombongan duta besar di Pakistan masih dalam proses investigasi oleh Pemerintah Pakistan. Pemerintah Indonesia sendiri meski tak ingin ikut campur, akan tetap memantau proses investigasi tersebut.

Kecelakaan yang terjadi 8 Mei 2015 silam menewaskan tujuh orang, termasuk istri dari Dubes Burhan Muhammad, Hery Listyawati. Dubes Burhan juga akhirnya wafat setelah dirawat sejak 12 Mei lalu di Singapura.

"Kasusnya masih dalam penyelidikan Pemerintah Pakistan. Fokus kami pada awalnya membawa jenazah Ibu Dubes Hery dan merawat Bapak Burhan Muhamad," ujar Juru Bicara Kementrian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di kantor Kemlu, Jalan Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2015).

"Sekarang ini kami baru akan menanyakan pihak Pakistan yang melakukan investigasi, apa yang sebenarnya terjadi. Sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi dari pihak Pakistan," sambung dia.

Pemerintah Indonesia, menurut Tata (panggilan Arrmanatha), dalam konteks ini hanya akan menanyakan lebih jauh dari proses investigasi. Hingga saat ini pemerintah belum terlibat dalam proses investigasi karena hal tersebut merupakan wewenang dari pemerintah Pakistan.

Sementara itu, Dubes Burhan telah menghembuskan nafas terakhirnya pada 19 Mei 2015 pukul 00.50 waktu setempat di General Hospital Singapura pada usia 58 tahun. Luka bakar yang dideritanya cukup parah, dan tak bisa diselamatkan lagi.


(FJR)

Cerita Isco soal Persaingan Tempat Utama di Madrid
Jelang Real Madrid vs Tottenham Hotspur

Cerita Isco soal Persaingan Tempat Utama di Madrid

25 minutes Ago

Gelandang Real Madrid Isco membeberkan perjuangannya untuk mendapatkan tempat utama di Madrid. …

BERITA LAINNYA
Video /