Migas 20 Tahun Lalu, Menteri ESDM: Tak Ada Ketegasan di Pemerintahan

Annisa ayu artanti    •    20 Mei 2015 13:58 WIB
migas
Migas 20 Tahun Lalu, Menteri ESDM: Tak Ada Ketegasan di Pemerintahan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengungkapkan bahwa situasi dan kondisi minyak dan gas (migas) Indonesia sudah berbeda dengan situasi dan kondisi pada 20 tahun lalu. Saat ini, Sudirman mengaku telah memahaminya dan siap melakukan perubahan secara mendasar.

"Saya paham. Memulai perubahan mendasar itu harus mendasar, maka dengan itu akan kurang mengenakan," kata Sudirman, dalam sambutannya di acara IPA Convex 2015, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Dalam sambutannya tersebut, Sudirman juga kembali menyinggung kebijakan sektor migas masa lalu. Ia menyebut, setidaknya terdapat 15 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang tidak patuh, sehingga pada saat itu dipanggil oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kerja Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

"(Saat itu) SKK migas memanggil 15 KKKS, dicari (karena) tak lapor. Dipanggil tak datang akhirnya diiklankan di media massa," ujar dia.

Menurut Sudirman, saat itu tidak ada ketegasan dari pemerintah di masa lalu untuk menindak secara keras bagi KKKS yang tidak patuh terhadap regulator. "Ini jangan marah. Ini tidak dilakukan di masa lalu. Ini dilakukan SKK Migas yang memanggil. Yang perform menyambut baik. Keputusan ke depan harus di warnai pertimbangan nasional," pungkasnya.


(ABD)

Juventus Menyerah Kejar Gelandang Liverpool
Bursa Transfer Pemain

Juventus Menyerah Kejar Gelandang Liverpool

1 day Ago

Juventus akhirnya menyatakan menyerah mengejar gelandang Liverpool Emre Can.…

BERITA LAINNYA
Video /