Keluarga ABK Tewas di Senegal Minta Jenazah Dipulangkan Segera

Kuntoro Tayubi    •    20 Mei 2015 15:21 WIB
tki
Keluarga ABK Tewas di Senegal Minta Jenazah Dipulangkan Segera
Foto: Ibu dan adik Rasjo Lamtoro, ABK Taiwan asal Tegal, Jawa Tengah, yang tewas di Senegal/MTVN_Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Tegal: Keluarga Rasjo Lamtoro, anak buah kapal (ABK) asal Tegal, Jawa Tengah, yang tewas di Senegal, Afrika, pekan lalu, meminta Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Senegal memulangkan jenazah ke tanah air. Keluarga meragukan keterangan PT Anugerah Bahari Pacifik perwakilan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, yang memberangkatkan abk bahwa Rasjo meninggal karena sakit.

"Pihak perusahaan mengatakan bahwa Rasjo meninggal karena terkena penyakit. Tapi kami yakin tidak. Rasjo tidak pernah mengeluh sakit saat berada di kapal. Kami mellihat ada kejanggalan terhadap kematian Rasjo," kata adik korban, Daryuni, saat ditemui Metrotvnews.com di kediamannya di Desa Kalisapu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2015).

Daryuni bahkan mendapat kabar lain dari rekan kakaknya itu yang ikut berlayar. Para ABK di kapal berbendera Taiwan itu diperlakukan seperti budak. Mereka hanya diberi waktu istirahat dua jam dalam sehari. Selebihnya, para ABK dipaksa bekerja.

Tak jarang  para ABK mendapat perlakuan kasar yakni dipukul dan ditendang oleh kapten kapal Taiwan itu. Setiap pagi, para ABK hanya diberi makan seadanya, bahkan banyak yang menderita kelaparan hingga meninggal dunia.

Ibu korban, Rimah berharap pemerintah khususnya Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI secepatnya memulangkan jenazah Rasjo. Hingga saat ini, jasad pria berusia 33 tahun, itu masih berada di rumah sakit di Kota Dakar, Senegal. Pihak keluarga juga meminta hak Rasjo selama bekerja yakni gaji dan asuransi dipenuhi. Rimah mengaku baru empat kali menerima kiriman uang dari anaknya selama dua tahun bekerja.

Rasjo lamtoro adalah anak kelima dari enam bersaudara pasangan Rimah dan Carim. Ia menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal dunia. Rasjo adalah satu dari lima ABK Taiwan asal Indonesia yang tewas di Senegal, 29 April 2015. Kelima ABK korban perbudakan itu adalah Roko Bayu Anggoro, 22, asal Yogyakarta; Rasjo Lamtoro, Tegal; Ruhijatna Noviansyah, Subang; Sardi, Brebes; dan Heri Edmon Lusikooy, Surabaya, Jawa Timur.
 


(TTD)

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea
Jelang Chelsea vs Barcelona

Jumpa Barcelona, Hargreaves Kasihan dengan Fan Chelsea

1 day Ago

Chelsea ditakdirkan bersua Barcelona pada babak 16 besar Liga Champions 2017 -- 2018. Mantan pe…

BERITA LAINNYA
Video /