JK: Kapal Pengungsi Rohingya Tidak Boleh Dihalau

Dheri Agriesta    •    20 Mei 2015 15:41 WIB
rohingya
JK: Kapal Pengungsi Rohingya Tidak Boleh Dihalau
Wapres Jusuf Kalla dalam sebuah acara di Tokyo, Jepang, 25 Mei 2007. AFP / Toru Yamanaka

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia sempat dikabarkan menghalau kapal pengungsi Bangladesh dan Rohingya yang hendak masuk ke wilayah Indonesia. Wakil Presiden Jusuf Kalla membenarkan hal tersebut.

"Ya itu kebijakan awal, sekarang kebijakannya tidak boleh (menghalau)," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2015).

Pemerintah akan mencarikan lokasi untuk menampung pengungsi yang terus bertambah. Selain itu, pemerintah juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Aceh dan agensi pengungsian PBB (UNHCR) untuk menangani kebutuhan pengungsi Rohingya dan Bangladesh.

Meski jumlah pengungsi yang masuk ke wilayah Indonesia telah mencapai angka ribuan jiwa, JK tak mempermasalahkannya. Bangsa yang besar tak boleh menolak orang-orang yang sedang susah.

"Ya enggak apa-apa, bangsa besar ini tidak boleh menolak orang yang susah. Enggak boleh," tegas pria asal Makassar itu.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan, Pemerintah Indonesia tak akan membiarkan kapal pengungsi Rohingya memasuki wilayah laut Indonesia. Bantuan kemanusiaan tetap akan diberikan kepada pengungsi yang terusir dari Myanmar, namun mereka dilarang masuk apalagi menepi di daratan Indonesia.

"Untuk suku Rohingya, sepanjang dia melintas Selat Malaka, kalau dia ada kesulitan di laut, maka wajib dibantu. Kalau ada sulit air atau makanan kami bantu, karena ini terkait human. Tapi kalau mereka masuki wilayah kita, maka tugas TNI untuk menjaga kedaulatan," ucap Moeldoko di Istana Kepresidenan, 15 Mei. 


(WIL)

Valverde tak Yakin Fan Barcelona Mencintai Dirinya
Barcelona 2017--2018

Valverde tak Yakin Fan Barcelona Mencintai Dirinya

2 hours Ago

Ernesto Valverde enggan jemawa dengan start positif Barcelona musim ini.…

BERITA LAINNYA
Video /