Izin Perguruan Tinggi yang Jual Beli Ijazah Palsu Harus Dicabut

Tri Kurniawan    •    20 Mei 2015 20:03 WIB
pemalsuan ijazah
Izin Perguruan Tinggi yang Jual Beli Ijazah Palsu Harus Dicabut
Pengunjuk protes terhadap oknum pimpinan dewan yang diduga menggunakan ijazah palsu di halaman kantor DPRD Padang, Sumbar, Rabu 10 April 2014. Antara Foto/Iggoy el Fitra

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah diminta mengambil langkah tegas dengan menggandeng polisi untuk menyelesaikan kasus ijazah palsu. Hukuman tidak hanya untuk pemalsu tapi juga penggunanya.

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan kasus pemalsuan ijazah tidak hanya menyentuh masalah pidana saja, tapi juga moralitas dan martabat manusia.

"Karena itu, masalah ini harus dituntaskan sampai ke akar-akarnya,” kata Muhaimin, Rabu (20/5/2015).

Muhaimin mendukung rencana Menteri Ristek dan Dikti Mohamad Nasir menutup 18 perguruan tinggi yang terlibat dalam pemalsuan ijazah dan memperjualbelikannya. Harus ada sanksi moral dengan mengumumkan perguruan tinggi penjual ijazah palsu.

Menurutnya, izin perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah palsu harus dicabut. Pengguna ijazah palsu pun harus mendapatkan hukuman.

"Mulai tahun depan, tidak ada lagi kalangan perguruan tinggi atau siapapun dapat memalsukan ijazah untuk diperjualbelikan,” kata Muhaimin.

Sebelumnya, Menteri Ristek dan Dikti Mohamad Nasir menegaskan pihaknya segera menutup sejumlah perguruan tinggi yang diduga melakukan transaksi jual beli ijazah palsu.

"Saya segera mencabut izin dan menutup perguruan tinggi yang melakukan transaksi jual beli ijazah dan mengeluarkan ijazah palsu," kata Nasir seperti dilansir Antara.

Menteri Nasir mengungkapkan hal itu menyikapi pengaduan masyarakat ke Kemenristek dan Dikti ada sekitar 18 perguruan tinggi yang jual-beli ijazah dan mengeluarkan ijazah palsu.


(TRK)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

2 days Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /