Korupsi Rp1,4 Miliar, Pejabat Dirjen Perhubungan Ditahan Kejagung

Lukman Diah Sari    •    20 Mei 2015 21:41 WIB
kasus korupsi
Korupsi Rp1,4 Miliar, Pejabat Dirjen Perhubungan Ditahan Kejagung
Ilustrasi--Antara/Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah resmi didaulat sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang, pejabat Direktorat Jenderal Pehubungan Joko Priyono ditahan. Kini dia harus mendekam di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Tony Spontana mengungkap, Joko sebelumnya telah hadir memenuhi panggilan penyidik guna diperiksa.

"Tersangka hadir memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 11.00 WIB dan pemeriksaan pokoknya mengenai kronologis dan mekanisme proses pengurusan izin operasional Helideck dan perpanjangan izinnya," ujarnya di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2015).

Sambung Tony, dalam pemeriksaan itu juga terkait dengan izin penyewaan alat Heavy Weight Deflectometer (HWD) dan adanya dugaan permintaan sejumlah uang untuk memuluskan izin. Uang hasil korupsi itu mencapai Rp1,4 miliar, masuk ke kantongnya sendiri dan digunakan ubtuk keperluan pribadi.

"Jadi proyek kontrak yang senilai Rp1,7 miliar hanya diserahkan Rp300 juta ke kontraktor. Rp1,4 miliar masuk ke kantong sendiri," ucap Kasubdit Penyidikan Sarjono Turin.

Akibat perbuatannya tersebut, pejabat di Kementrian Perhubungan itu dijadikan tersangka dan ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Print-66/F.2/Fd.1/05/2015, tanggal 20 Mei 2015.

"Penyidik melakukan penahanan kepada yang bersangkutan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Kejaksaan Agung selama 20 hari, terhitung dari tanggal 20 Mei 2015 sampai dengan 8 Juni 2015," beber Tony.


(SUR)


Sebelum Hadapi Liverpool, Skuat Roma Kenang Tragedi Hillsborough
Jelang Liverpool vs AS Roma

Sebelum Hadapi Liverpool, Skuat Roma Kenang Tragedi Hillsborough

38 minutes Ago

Rombongan tim AS Roma, termasuk jajaran pelatih dan para pemainnya telah tiba di Liverpool pada…

BERITA LAINNYA
Video /