Hakim Sophian Martabaya Dihukum Non-Palu 13 Bulan

Dheri Agriesta    •    21 Mei 2015 16:02 WIB
hakim agung
Hakim Sophian Martabaya Dihukum Non-Palu 13 Bulan
Suasana di sidang MKH MA---Metrotvnews.com/Dheri

Metrotvnews.com, Jakarta: Majelis Kehormatan Hakim (MKH) Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman 13 bulan nonpalu kepada Hakim Adhoc di Mahkamah Agung, Sophian Martabaya. Sophian juga tak akan menerima tunjangan sebagai Hakim Adhoc lantaran terbukti melanggar kode etik hakim.

"Menjatuhkan sanksi dengan sanksi berat berupa hakim nonpalu selama 13 bulan. Dengan ketentuan tunjangan terlapor sebagai hakim tidak dibayarkan selama terlapor menjalankan hukuman tersebut," kata Ketua Majelis Kehormatan Hakim MA Abbas Said dalam persidangan di Gedung Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2015).

Menurut Abbas, Sophian terbukti melakukan sejumlah pelanggaran seperti menikah lebih dari satu kali saat berstatus sebagai Hakim Ad Hoc dan pegawai negeri sipil. Sophian juga memalsukan data dokumen untuk mempermudah pernikahan.

Selain itu, Sophian juga terbukti melakukan pertemuan dengan terpidana kasus tindak pidana korupsi selepas vonis terpidana itu diputus. Pertemuan antara Sophian dan terpidana tipikor Indra Iriansyah terjadi dua kali.

"Terlapor terbukti melanggar Angka 2 Poin 1 Butir 1, Angka 3 Poin 1 Butir 1, Angka 2 Poin 2 Butir 2, Angka 5 Poin 1 Butir 1, dan Angka 10 keputusan bersama MA dan KY tahun 2009 tentang Kode Etik dan Perilaku Hakim juncto Pasal 6 Ayat 2 Huruf a, Pasal 7 Ayat 2 Huruf a, Pasal 9 Ayat 4 Huruf a, dan Pasal 14 peraturan bersama KY dan MA Nomor 02 tahun 2011 tentang Aturan Penegakkan Kode Etik," sebut Abbas.

Namun, Sophian berdalih pertemuan dilakukan tanpa sengaja. Indra datang bersama seorang kawan saat Sophian makan siang di Galeri Kafe, Taman Ismail Marzuki.

Ia menyayangkan tindakan yang diambil saat itu. Tak selamanya tindakan yang dilakukan dengan niat baik akan berakhir baik pula.

"Ini pengalaman berharga untuk saya, tidak semua itikad baik menerima keluarga atau sahabat yang berakibat baik. Saya hanya ingin memberikan pandangan saya kepada adik kelas saya, tapi ternyata hal itu dianggap berbeda," kata Sophian di akhir sidang.

Sebelumnya, Mahkamah Agung menggelar Sidang MKH dengan terlapor Hakim Adhoc Tipikor Sophian Martabaya. Sophian dilaporkan karena menikah lebih dari satu kali dan memalsukan dokumen untuk memudahkan pernikahan.
 


(TII)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

7 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /