Pembunuh Sempat Nyanyikan Lagu Permintaan Pedagang Angkringan Maya

Patricia Vicka    •    21 Mei 2015 17:22 WIB
pembunuhan
Pembunuh Sempat Nyanyikan Lagu Permintaan Pedagang Angkringan Maya
Status terakhir Maya Ekasari sebelum meninggal, istimewa

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Hubungan RMZ dengan pedagang angkringan, Maya, cukup dekat. Bahkan, sebelum membunuh Maya Ekasari, RMZ sempat menyanyikan lagu permintaan Maya.

Misteri kematian Maya di sebuah kamar kos di Wirogunan, Yogyakarta, di awal Mei 2015, terungkap. Pelakunya bukanlah orang asing bagi Maya, yaitu pengamen jalanan yang kerap beroperasi di sekitar warung angkringan milik Maya.

RMZ mengaku tak pernah sekalipun berniat menghabisi nyawa temannya itu. Namun apa mau dikata, ia kini harus berurusan dengan hukum setelah polisi menangkapnya di Kutoarjo, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2015) malam.

Sebelum membunuh, RMZ mendatangi warung angkringan milik alumnus Diploma 3 Sastra Inggris Universitas Gadjah Mada itu. Ia berminat meminjam uang pada Maya.

"Ia sempat minum kopi, merokok, dan ngamen," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Yogyakarta AKBP Djuhandhani, Kamis (21/5/2015).

Tak ada yang aneh pada malam itu. Seperti biasa, RMZ membantu Maya memecahkan balok-balok es. RMZ juga sempat menghibur Maya dengan menyanyikan lagu permintaan perempuan asal Riau, tersebut.

"Lagunya berbahasa Inggris, tapi dia (RMZ) tidak tahu judulnya apa," ujar Djuhandhani.

Saat tengah membantu memecahkan es, RMZ melihat uang. Ia pun berniat mengambil uang tersebut.

RMZ 'hilang akal'. Pria itu memukul Maya dengan palu pemecah es. Ia memukul Maya dengan tangan kosong.

"Setelah menyeret dan memerkosa Maya, ia kembali memukuli Maya. Lalu, ia mengambil tas dan dompet Maya," ungkap Djuhandhani. Namun, RMZ mengaku Maya masih hidup saat ia meninggalkan perempuan malang itu.

Sementara itu, polisi menyelidiki keterangan pelaku, bukti, dan hasil visum. Sejumlah barang bukti sudah diamankan berupa satu setel pakaian pelaku, satu buah palu, dan uang tunai Rp50 ribu.

Pelaku akan dijerat dengan dua pasal berlapis yakni pasal 365 KUHP junto 338 KUHP dan pasal 285 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan mengakibatkan meninggalnya orang dan pemerkosaan.

"Ancaman hukumannya 10 tahun kurungan penjara," tutup Djuhandhani.


(RRN)

Valverde tak Yakin Fan Barcelona Mencintai Dirinya
Barcelona 2017--2018

Valverde tak Yakin Fan Barcelona Mencintai Dirinya

2 hours Ago

Ernesto Valverde enggan jemawa dengan start positif Barcelona musim ini.…

BERITA LAINNYA
Video /