Marwan: Harkitnas Momentum Kebangkitan Desa Dari Ketertinggalan

Mohammad Adam    •    21 Mei 2015 18:44 WIB
desa tertinggal
Marwan: Harkitnas Momentum Kebangkitan Desa Dari Ketertinggalan
Petani di Desa Macan Putih dan Gombol Irang, Banyuwangi, Jawa Timur, masih banyak menggunakan tenaga kerbau untuk membajak sawah saat musim tanam. Foto: MI/Khoirul Hamdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dilakukan untuk mengenang Boedi Oetomo sebagai salah satu organisasi pertama yang bercorak nasional di Indonesia yang berdiri pada pada 20 Mei 1908.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (DPDTT) Marwan Jafar, menyatakan bahwa semangat Harkitnas bisa menjadi penyemangat  untuk membangkitkan kehidupan masyarakat desa yang selama ini masih 'tertinggal'.

"Kalau Budi Utomo berdiri menggagas pendirian sebuah organisasi sosial, ekonomi, dan kebudayaan  untuk mempelopori kemerdekaan. Di era sekarang harus menjadi penyemangat untuk masyarakat desa untuk bangkit dan lepas dari ketertinggalan," ujar Marwan dalam keterangan tertulis (21/5/2015).

Menurut Marwan, ide Soetomo mendirikan organisasi Budi Utomo yang berarti tabiat yang baik, harus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk meningkatkan martabat rakyat dan bangsa.

"Untuk meningkatkan martabat bangsa, harus dimulai dengan meningkatkan harkat dan martabat masyarakat desa yang selama ini masih mengalami ketimpangan dari sisi ekonomi dengan masyarakat yang hidup di perkotaan," kata Marwan.

Dengan adanya Kementerian yang khusus mengurusi persoalan Desa, ia melanjutkan, masyarakat mempunyai kesempatan dan bisa berperan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

"Pembangunan masyarakat dan kawasan perdesaan menjadi prioritas bagi kementerian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," kata dia.

Apalagi, dibawah kepemimpinan Jokowi-JK, Kementerian yang dipimpinnya tersebut mendapatkan mandat untuk memfokuskan pada pembangunan desa-desa yang ada di perbatasan dan pulau-pulau terluar.

"Selama ini daerah-daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar masih sangat tertinggal. Padahal, daerah-daerah perbatasan seharusnya menjadi beranda terdepan negara Indonesia agar bangsa Indonesia tidak dianggap remeh oleh negara tetangga," tukasnya.


(ADM)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

7 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /