Dikurung di Liponsos, Mahasiswi asal Mojokerto: Saya Takut

Amaluddin    •    22 Mei 2015 15:15 WIB
Dikurung di Liponsos, Mahasiswi asal Mojokerto: Saya Takut
Rumah kos yang ditempati Kristin saat Satpol PP Surabaya memeriksa identitasnya, Metrotvnews.com/ Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Ketakutan melanda Kristin Dwitayana karena dirinya tak mengantongi kartu tanda penduduk (KTP) Surabaya, Jawa Timur. Ia pun harus mendekam di penampungan Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) di Jalan Keputih Tegal, Surabaya.

"Saya benar-benar takut," aku mahasiswi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya itu melalui komunikasi telepon kepada Metrotvnews.com, Jumat (22/5/2015) dini hari.

Di penampungan, perempuan berusia 25 tahun itu tinggal bersama gelandangan dan pengemis. Ia merasa mendapat perlakuan dari petugas Liponsos bagai seorang pelaku kriminal.

"Saya tidak salah. Saya punya KTP dan KTM. Saya juga tidak kumpul kebo atau bahkan narkoba. Saya di Surabaya kos untuk belajar," ujar perempuan asal Desa Padusan, Kecamatan Pacet, itu.

Selama di penampungan, keluarga tak bisa menjenguk Kristin. Padahal mereka dan dosen di Universitas PGRI. Namun akhirnya petugas Liponsos mengizinkan keluarga menenemui Kristin.

Peristiwa bermula pada pukul 09.00 WIB, Kamis 21 Mei. Kristin bertutur saat itu ia tengah berada di rumah kosnya di Jalan Ngagel Rejo Kidul 119, Surabaya.

Tiba-tiba, petugas Satpol PP melakukan pemeriksaan di rumah kos tersebut. Kristin pun menunjukkan KTP wilayah Mojokerto. Namun ia mengaku tak memiliki kartu identitas penduduk musiman (KIPEM).

"Padahal sudah saya jelaskan saya mahasiswa di sini. KTP dan KTM juga sudah saya tunjukkan, tapi saya tetap disuruh masuk truck Satpol PP," katanya.

Namun, petugas tetap membawanya ke Liponsos. Petugas mengatakan alasan membawanya karena Kristin tak memiliki KIPEM.

Ketakutannya semakin menjadi. Sebab seorang oknum petugas Liponsos mengatakan ia bisa keluar dari penampungan itu bila menyetor uang Rp4 juta.

"Entah benar apa ndak saya tidak tahu. Saya takut sekali, penyakit asma saya sampai kambuh," ungkap Kristin.

Sementara itu, Dinas Sosial dan Satpol PP Surabaya belum mengklarifikasi kejadian tersebut.
(RRN)

Thiago Alcantara Cedera Serius
Anderlecht vs Bayern Muenchen

Thiago Alcantara Cedera Serius

1 hour Ago

Kemenangan Bayern Muenchen atas Anderlecht pada matchday kelima Liga Champions 2017 -- 2018 diw…

BERITA LAINNYA
Video /