Soal Beras Plastik, Kemendag Masih Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Achmad Zulfikar Fazli    •    23 Mei 2015 05:37 WIB
Soal Beras Plastik, Kemendag Masih Tunggu Hasil Uji Laboratorium
Direktur Jenderal SPK Kementerian Perdagangan, Widodo (tengah) -- ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

Metrotvnews.com, Jakarta: Peredaran beras yang diduga mengandung plastik telah meresahkan masyarakat di Jabodetabek. Namun, hingga saat ini masih minim tindakan yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dalam mengatasi masalah ini.

Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (Ditjen SPK) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Widodo mengatakan pihaknya masih harus menunggu hasil uji laboratorium yang dilakukan Kepolisian dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM). Meski, Sucofindo telah mengeluarkan hasil uji laboratorimnya, yang membuktikan ada senyawa plastik pada beras yang beredar di Bekasi.

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan Badan POM, Kementerian Pertanian dan dinas terkait, kita sudah melakukan koordinasi. Untuk menindaklanjuti ini diperlukan hasil lab yang sedang berlangsung," kata Widodo, di Jakarta, Sabtu (23/5/2015).

Sembari menunggu hasil laboratorium, kata dia, pihaknya terus mengambil sampel beras yang diduga mengandung plastik di wilayah Jabodetabek, untuk membuktikan kebenaran adanya peredaran beras plastik ini.

"Kita juga sudah mengambil sampel di Jabodetabek. Hari ini, kita sudah mengambil 25 sampel di sekitar jJbodetabek untuk dibawa ke laboratorium," ujar dia.

Selain itu, Widodo mengatakan Dinas perdagangan dan beberapa pihak terkait juga terus melakukan pengawasan, untuk mengatasi beredarnya beras plastik ini.

"Bea cukai juga terus melakuakn pengawasan. Jadi kita bersinergi untuk melakukan pencegahan," tandas dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi mengungkapkan hasil uji laboratorium Sucofindo beras yang diduga dioplos dengan plastik. Hasil lab membutikan beras yang ditemukan itu positif senyawa plastik.

"Dari dua sampling 250 gram bahan yang dites di Sucofindo ditemukan karakteristik fisik yang identik. Kedua sampel dilihat menggunakan alat spectrum. Dalam beras ditemukan senyawa polyvinyl chloride, bahan baku pipa plastik," ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Kamis 21 Mei 2015. 

Dari hasil pembacaan sampel ditemukan juga positif mengandung senyawa BBP (Benzyl Butyl Phtalate), DEHP (Bis 2-ethylhexy phtalate), DINP (diisonony phtalate). Senyawa tersebut identik dengan pelentur bahan polyvinyl.

Kasus beras plastik ini pertama kali ditemukan oleh warga Mutiara Gading Timur, Dewi Setiani dan disampaikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi.
(AZF)

Hadapi City, Napoli Diminta Istirahatkan Bintang
Jelang Manchester City vs Napoli

Hadapi City, Napoli Diminta Istirahatkan Bintang

6 hours Ago

Meski laga melawan City menjadi pertarungan penting, Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis just…

BERITA LAINNYA
Video /