Keluarga Pertanyakan Pemulangan ABK yang Tewas di Senegal

Kuntoro Tayubi    •    23 Mei 2015 13:54 WIB
tki
Keluarga Pertanyakan Pemulangan ABK yang Tewas di Senegal
Keluarga menunjukkan foto Sardi, pekerja yang meninggal di kapal ikan Taiwan, Metrotvnews.com/ Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Brebes: Keluarga belum mendapat penjelasan soal pemulangan Sardi yang meninggal di perairan Senegal. Pihak keluarga pun berharap pemerintah segera memulangkan jenazah awak kapal kargo milik Taiwan itu ke kampung halamannya, Desa Jatikoreh, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kasmuri mengaku telah menerima kabar kematian putranya tersebut dari PT Anugerah Bahari Pacific perwakilan Pemalang, yang menjadi perantara Sardi sebagai pekerja kapal dan Kementerian Luar Negeri. Kabar itu menyebutkan Sardi meninggal pada tanggal 27 April 2015 di Kapal Chi Hsiang Fishery Co berbendera Taiwan.

Hingga berita ini dimuat, Sabtu 23 Mei, jenazah masih disemayamkan di Rumah Sakit Pemerintah Dantek, Dakar, Senegal. Penyebab kematiannya pun masih diautopsi.

"Saya ingin segera melihat jasad anak saya, karena sejak berangkat satu tahun yang lalu tidak pernah mendengar kabarnya," kata Kasmuri yang tak mampu menutupi rasa dukanya.


(Sardi, satu dari lima awak kapal milik Thailand yang tewas di Perairan Senegal, dok: istimewa)

Kasmuri tak menyangka Sardi menjadi satu dari lima awak kapal yang tewas di perairan Senegal. Diduga, ia menjadi korban perbudakan di kapal ikan milik Taiwan itu.

"Mungkin benar apa yang ada di berita kalau anak saya diperlakukan tidak baik," duga Kasmuri.

Namun apapun alasannya, kata pria berusia 65 tahun itu, keluarga sangat berharap pemerintah dapat memulangkan almarhum. Sehingga keluarga dapat segera mengebumikannya.
 


(RRN)

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya
Jelang Tottenham vs Juventus

Jika Bobol Gawang Juventus, Llorente Enggan Merayakannya

8 hours Ago

Striker Tottenham Hotspur, Fernando Llorente, menegaskan tidak akan merayakan jika dia mencetak…

BERITA LAINNYA
Video /