Bidik Sektor Maritim, RI-Jepang Kuatkan Diplomasi Ekonomi

Ade Hapsari Lestarini    •    25 Mei 2015 08:00 WIB
bkpm
Bidik Sektor Maritim, RI-Jepang Kuatkan Diplomasi Ekonomi
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersinergi dengan Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Osaka dalam menarik investasi dari Jepang.

Konjen RI di Osaka Wisnu Edi Pratignyo mengatakan sinergi BKPM dan KJRI Osaka akan menguatkan upaya diplomasi ekonomi yang telah dilakukan selama ini.

Berdasarkan pengalamannya menjajaki potensi investor di wilayah Osaka dan sekitarnya, menurut Edi, mereka memiliki teknologi di sektor maritim yang dapat dimanfaatkan mengembangkan potensi maritim Indonesia.

"Selain itu, kebutuhan terhadap produk olahan berbasis perikanan di Jepang, cukup tinggi. Sementara potensi maritim kita juga besar. Tentu akan bermanfaat sekali apabila perusahaan pengolahan hasil ikan di Osaka ini, dapat menanamkan modalnya dan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk produk olahan hasil ikan," jelas Edi, dalam siaran pers yang dikeluarkan BKPM, di Jakarta, Senin (25/4/2015).

Seperti diketahui, Kepala BKPM Franky Sibarani direncanakan melakukan roadshow di tiga kota, Osaka, Tokyo dan Nagoya, 25-29 Mei 2015, untuk menindaklanjuti minat investasi Jepang yang sudah disampaikan ke BKPM.

Hari ini, Kepala BKPM direncanakan akan melakukan kunjungan ke industri galangan kapal Tsuneishi Ship Building dan bertemu dengan Japan Indonesia Business Association (JIBA).

Menurut data BKPM, minat investasi Jepang ke Indonesia yang sedang didorong untuk segera memasuki tahap pengajuan Izin Prinsip sebesar USD10,89 miliar dari sektor kelistrikan, maritim, pertanian, industri padat karya, dan substitusi impor.

Sementara, minat investasi yang sedang didorong untuk segera memasuki realisasi konstruksi sebesar USD4,9 miliar dan Rp38,01 triliun. "Jumlah tersebut termasuk minat investasi yang disampaikan saat kunjungan Presiden Jokowi ke Jepang, Maret yang lalu," jelas Franky.


(AHL)