Minyak Mentah di Asia Naik Tipis ke USD65,43/Barel

Ade Hapsari Lestarini    •    25 Mei 2015 08:28 WIB
minyak mentah
Minyak Mentah di Asia Naik Tipis ke USD65,43/Barel
Ilustrasi -- FOTO: Reuters/Thomas Peter

Metrotvnews.com, Singapura: Harga minyak mentah berjangka pada pembukaan perdagangan Asia pagi ini naik tipis. Kenaikan ini didukung oleh perdagangan Asia yang sehat dan musim permintaan dari Amerika Serikat (AS).

Reuters melansir, Senin, 25 Mei, harga minyak mentah Brent naik enam sen menjadi USD65,43 per barel. Harga minyak mentah AS juga naik enam sen menjadi USD59,78 per barel.

"Permintaan minyak global terus mengejutkan, dengan data April menunjukkan tanda-tanda perlambatan meskipun harga berfluktuatif," demikian ulas Energy Aspects.

Harga impor minyak mentah di Jepang naik 9,1 persen menjadi 3,62 juta barel per hari (17.280.000 kiloliter) pada April dari bulan yang sama tahun sebelumnya.

Sementara di Tiongkok, impor minyak mentah mencapai rekor 7,4 juta barel per hari pada April meskipun terjadi perlambatan ekonomi, didorong oleh penjualan mobil yang sehat.

"Kami berharap impor Tiongkok menjadi tinggi serta berpotensi memproduksi rata-rata 7,5 juta barel per hari. Hal ini disebabkan start-up 39 mb (juta barel) dari penyimpanan komersial, lima SPR (cadangan minyak strategis)," lanjutnya.

Di Amerika, puncak musim panas dimulai dengan Memorial Day pada Senin ini, dan American Automobile Association mengatakan wisata jalan diperkirakan mencapai level tertingginya selama akhir pekan Memorial Day. Ini menunjukkan konsumsi bahan bakar yang kuat selama tiga hari ke depan.

Sedangkan kabar dari negara pengekspor minyak Libya, pesawat-pesawat tempur pemerintah resmi menyerang sebuah kapal tanker minyak yang berlabuh di luar kota Sirte pada Minggu. Serangan ini mencederai tiga orang.


(AHL)