Eksepsi Pengemudi Outlender Maut Ditolak Hakim

Arga sumantri    •    25 Mei 2015 18:15 WIB
tabrakan outlander
Eksepsi Pengemudi Outlender Maut Ditolak Hakim
Christopher Daniel Sjarief seusai menjalani persidangan, Senin (25/5/2015). Foto: Bary Fathahilah/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak eksepsi Christopher Daniel Sjarief, pengemudi Mitsubishi Outlender maut. Dengan demikian, perkara ini dilanjutkan.

"Keberatan ditolak, pemeriksaan harus dilanjutkan," kata Ketua Majelis Hakim Made Sutisna saat membacakan putusan sela di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2015).

Beberapa hal menjadi pertimbangan hakim saat memutuskan untuk menolak eksepsi Christopher. Di antaranya, substansi eksepsi yang tidak jelas. Selain itu, jaksa juga dinilai sudah mengajukan surat dakwaan secara rinci, baik dan benar.

"Jaksa penuntut umum telah mengajukan pendapatnya bahwa surat dakwaan telah disusun dengan baik dan benar. Maka, secara formil maupun materil telah memenuhi syarat dan menguraikan secara jelas dan menguraikan secara rinci mengenai kejadiannya," papar Made.

"Selanjutnya mengenai eksepsi tidak diuraikan secara jelas, menurut majelis hal itu telah menyangkut pokok perkara dan untuk mengetahui harus melalui pwmeriksaan pokok perkara, keberatan tidak berdasar hukum," lanjutnya.

Atas hal tersebut pun Made memerintahkan jaksa penuntut umum agar pihaknya menyiapkan saksi-saki yang akan dihadirkan. "Maka pemeriksaan perkara dilanjutkan ke pokok perkara. Kepada jaksa untuk menghadirkan saksi-saksi yang akan dihadirkan," paparnya.

Sidang kasus kecelakaan maut di Pondok Indah ini akan dilanjutkan pada Kamis 28 Mei nanti. Christopher bungkam hingga usai persidangan.

Saat keluar ruang persidangan, Christoper mengenakan topi biru yang menutupi sebagian wajahnya. Didampingi pengacara, Christopher enggan berkomentar apapun.


Christopher Daniel Sjarief sebelum menjalani persidangan, Senin (25/5/2015). Foto: Bary Fathahilah/MI

Christopher jadi pusaran berita setelah, 20 Januari lalu dia berlaku ugal-ugalan ketika membawa Mitsubishi Outlander milik Ali. Buntut dari ulahnya itu, dia menabrak dua mobil dan enam motor. Empat orang tewas dan dua lainnya luka berat.

Empat korban tewas adalah Wisnu Anggoro, warga Tanah Kusir; Mahyudi Herman, warga Pamulang Elok Blok B-1/10 RT 01 RW 014 Pondok Petir; Mustofa, warga Jalan Teratai RT 002 RW 001 Pondok Bambu, Jakarta Timur; dan Aiptu Batangonang.


(KRI)


Video /