Hari Ini, Pengamen Cipulir Jalani Sidang PK Terakhir

Deny Irwanto    •    26 Mei 2015 13:05 WIB
pembunuhan
Hari Ini, Pengamen Cipulir Jalani Sidang PK Terakhir
Suasana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. MI/Bary Fathahilah

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar sidang terakhir Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan empat terpidana pengamen di Cipulir yang dituduh membunuh Dicky Maulana. Sidang digelar pukul 13.00 wib.

Keempat pengamen yang mengajukan PK adalah BF, FP, AP dan F. Mereka divonis tiga hingga empat tahun. Sidang sudah berlangsung sejak 4 Mei, sempat ditunda sepekan dan dilanjutkan pada 11 Mei.

"Pukul 13.00 WIB ini sidang PK yang terakhir untuk berita acara persidangan," kata Kuasa Hukum empat terpidana, Johannes Gea, kepada Metrotvnews.com di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Selasa (26/5/2015).

Johannes mengatakan, setelah proses persidangan rampung berkas persidangan dikirim ke Mahkamah Agung untuk diambil keputusan terkait permintaan PK tersebut.

"Berkas dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan nanti dikirim ke Mahkamah Agung (MA), nanti di MA akan ditunjuk siapa hakim yang akan memeriksa berkas dan memutuskannya," beber Johannes.

Kasus pembunuhan terhadap Dicky Maulana diduga dilakukan enam pengamen di Cipulir. Empat anak di bawah umur dan dua orang dewasa, yakni Andro dan Nurdin.

Pembunuhan Dicky terjadi pada Minggu 30 Juni 2013. Pada 1 Oktober 2013, Majelis Hakim PN Jakarta Selatan menjatuhkan pidana penjara tiga sampai empat tahun kepada empat terdakwa anak di bawah umur. Sedangkan Andro dan Nurdin, masing-masing di hukum tujuh tahun.

Namun, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memutus bebas dua Andro dan Nurdin Priyanto. Putusan banding Majelis Hakim Nomor 50/PID/2014/PT.DKI menyatakan, kedua pengamen itu tak terbukti secara sah dan meyakinkan membunuh.


(TRK)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

2 days Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /