Disanggah Hatta, Ini Jawaban Faisal Basri

Annisa ayu artanti    •    26 Mei 2015 14:50 WIB
minerba
Disanggah Hatta, Ini Jawaban Faisal Basri
Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal Basri -- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri menjawab tudingan atas penyataannya kepada mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa.

Faisal sebelumnya sempat menuding Hatta yang telah mengeluarkan kebijakan larangan ekspor mineral bauksit. Faisal secara gamblang menyebut Hatta menyebabkan industri bauksit menjadi kacau.

Menyikapi hal tersebut, Faisal mengatakan, apa yang sudah dikatakannya itu memang harus dibicarakan dan diungkapkan. Dia pun tak menampik cuitan Hatta Rajasa, karena dia hanya menjalankan sesuai Undang-Undang (UU).

"Jelas, baca UU seribu kali tidak ada larangan ekspor. Terus lihat perubahan dari waktu ke waktu. Itu dalam waktu sekejap berubah-berubah. Larangan ekspor boleh lagi," ungkap Faisal, usai diskusi tentang RUU Migas dan Tata Kelola Migas Indonesia, di Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Secara tegas, Faisal mengatakan, telah mencium adanya negosiasi-negosiasi yang dilakukan Hatta dengan perusahaan aluminium asal Rusia, Rusal, yang diduga memberi modal bagi pencalonan Hatta menjadi Wapres 2014.

"Kan kebetulan waktu itu mau pilpres, mau pemilu, ya kan, itu saja kok. Dan semua orang tahu kalau mau pemilu itu butuh uang banyak. Semua orang tahu kok," beber dia.

Adapun Faisal sempat mengatakan pelarangan ekspor bauksit menyebabkan harga bauksit dunia turun, karena seperti diketahui, Indonesia merupakan salah satu produsen bauksit dunia.

"Makanya produksi bauksit kan turun terus boleh lagi. Jadi menunjukkan adanya negosiasi," ungkap dia.

Lebih lanjut, tambah dia, hal-hal seperti ini memang seharusnya terungkap agar semua orang tahu kebenarannya. "Baguslah, kalau diam semua saya yang bingung. Kalau orang banyak bicara ayo kita cari kebenaran. Saya siap." pungkas dia.

Sebagai informasi, Hatta menandatangani perjanjian dengan Rusal, perusahaan alumunium Rusia. Dalam perjanjian itu Indonesia tidak boleh mengekspor bauksit. Sedangkan jika Indonesia tidak boleh ekspor bauksit, harga bauksit dunia akan naik. Di situlah Rusal mengambil keuntungannya dari trading penjualan-penjualannya.


(AHL)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /