Setelah Gemilang di Monaco, Sean Meluncur ke Francorchamps

   •    26 Mei 2015 16:23 WIB
sean gelael
Setelah Gemilang di Monaco, Sean Meluncur ke Francorchamps

Metrotvnews.com, Francorchamps: Setelah memperoleh poin perdananya di Monaco, Sean Gelael meninggalkan Monte Carlo yang glamour menuju ke barisan hutan dan pedesaan Spa Francorchamps, Belgia untuk race berikutnya.
 
Sean Gelael dan para pesaingnya di ajang Formula Renault 3.5 akan kembali berlaga pada race yang lebih konvensional di Spa. Monaco adalah satu-satunya balapan yang menjadi pendukung kegiatan Formula 1 Grand Prix, dan sekarang mereka kembali menjalani balapan utama dari rangkaian Kejuaraan World Series by Renault.

Tim Jagonya Ayam with Carlin juga akan kembali menjalani format balapan akhir pekan World Series yang normal. Sean akan melakukan dua kali sesi kualifikasi dan dua kali balapan di sirkuit yang menantang, Spa, yang dikenal sebagai salah satu sirkuit terbaik di dunia sekaligus membutuhkan kinerja mobil yang maksimal.

Spa adalah sirkuit pertama pada musim ini tempat Tim Jagonya Ayam with Carlin dapat membandingkan secara langsung performa dari mobil Formula Renault 3.5, mobil Formula 1 dan mobil Formula 3 yang dipergunakan Sean musim yang lalu.

Dari statistik terlihat bahwa performa mobil Formula 3.5 berada di antara mobil Formula 1 dan Formula 3, yang menjadikan Formula 3.5 sebagai batu loncatan yang ideal menuju tingkat tertinggi olah raga motorsport kursi tunggal.Pada musim tahun 2014, catatan waktu tercepat untuk satu lap di Belgian Grand Prix adalah 1 menit 50,5 detik, sedangkan untuk Formula Renault 3.5 adalah 2 menit 01,4 detik, dan untuk Formula 3 adalah 2 menit 11,1 detik.

Tim Carlin tidak ikut berkompetisi di Formula Renault 3.5 tahun lalu, tetapi memiliki sejarah yang panjang di Spa, yang menggambarkan bagaimana Sean akan mengikuti jejak dari sejarah tersebut.

Misalnya, yang terjadi di tahun 2006 saat berlaga untuk pertama kalinya di Spa, Sebastian Vettel sedang berada di posisi kedua di dalam mobil Carlinnya, saat mengalami kecelakaan parah yang hampir saja mengakibatkan ia kehilangan jari tangannya. Kejadian ini masih merupakan insiden yang paling menakutkan bagi Vettel sepanjang kariernya.

Bersama Carlin, pada 2009 Jaime Alguersuari finis pada posisi ke enam di Spa, sementara di tahun 2011 Jean-Eric Vergne menjadi juara – kedua pebalap ini kemudian bergabung di Formula 1 bersama dengan tim Toro Rosso. Pebalap Carlin lainnya, Kevin Magnussen, juga berhasil menjadi juara dengan dua kali menempati posisi terdepan saat start di tahun 2012, sebelum dia masuk Formula 1 bersama McLaren.

Pebalap-pebalap terkemuka lainnya seperti Robert Wickens dan Mikhail Aleshin juga pernah berhasil menang di Spa bersama Carlin.

Jadi, Sean sangatlah paham bahwa kesuksesan di Formula Renault 3.5 dapat membawanya mengalami hal-hal besar di dunia olahraga. Sebagai pendatang baru, Sean harus fokus untuk dapat memperoleh poin kembali seperti di Monaco, tetapi seperti yang terjadi akhir pekan kemarin, membuktikan bahwa apapun dapat terjadi dalam dunia motorsport.

“Spa sangatlah berbeda dengan Monaco,” kata Sean. “Mungkin perbedaannya adalah yang terbesar dari dua sirkuit di kalender kejuaraan Formula Renault 3.5, karena kita berpindah dari lintasan dengan sudut sempit di antara pagar pembatas yang panjang, menuju lintasan dengan tikungan yang berkarakter sangat cepat. Tetapi kepercayaan diri adalah segalanya dalam balapan, dan hasil yang sangat baik di Monaco memberikan kami momentum untuk menuju balapan akhir pekan mendatang. Saya berharap dapat menggunakannya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.”


(FIT)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /