OJK: Obligasi Daerah Percepat Pembangunan Infrastruktur Bengkulu

Antara    •    26 Mei 2015 17:11 WIB
ojk
OJK: Obligasi Daerah Percepat Pembangunan Infrastruktur Bengkulu
OJK (MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Bengkulu: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Provinsi Bengkulu memandang, sumber pembiayaan pembangunan melalui obligasi daerah merupakan cara cepat untuk membangun infrastruktur di provinsi setempat.

"Daerah memiliki keterbatasan anggaran, di mana sebagian anggaran sudah menjadi belanja wajib daerah. Oleh karena itu, infrastruktur bisa lebih cepat dibangun menggunakan obligasi daerah," kata Kepala OJK Provinsi Bengkulu Fauzi Nugroho, di Bengkulu, Selasa (26/5/2015).

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bengkulu hanya berkisar Rp2 triliun sehingga memiliki keterbatasan untuk membangun infrastruktur provinsi yang terbentang sepanjang 525 kilometer sepanjang pesisir barat Pulau Sumatera.

Jika pemerintah setempat menerbitkan surat utang, maka ada kelonggaran anggaran yang bisa dialokasikan untuk pembangunan sejumlah infrastruktur vital bagi daerah tersebut, seperti jalan atau sarana penghubung Bengkulu dengan provinsi lain.

"Jika ingin menerbitkan obligasi daerah, anggaran yang dihimpun pemda harus digunakan untuk pembangunan yang bisa menghasilkan pendapatan untuk pengembalian obligasi yang sudah dibeli oleh masyarakat, seperti misalnya pembangunan jalan tol dari Kota Lubuk Linggau (Sumatera Selatan) menuju Bengkulu, keuntungan tol nantinya menutupi pengembalian dana masyarakat," jelasnya.

Di Indonesia, ungkap Fauzi, baru dua provinsi yang akan meluncurkan obligasi daerah, yakni Provinsi Jawa Barat dan Jawa timur. "Kalau Bengkulu juga mengikuti jejak langkah dua provinsi itu, maka kita merupakan leader di Pulau Sumatera," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu pernah mengungkapkan bahwa mustahil jika pembangunan seluruh infrastruktur daerah hanya dengan mengandalkan anggaran dari penghasilan daerah setempat.

"Saya sudah hitung untuk pembenahan jalan se-provinsi ini membutuhkan dana Rp2,5 triliun. Sedangkan APBD kita hanya Rp1,8 triliun. Artinya jika gaji pegawai dan kebutuhan lain tidak dibayarkan selama satu tahun dan seluruh APBD difokuskan ke jalan, maka tetap tidak mencukupi," ungkap Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah.



(ABD)

Hasil Lengkap Liga Champions Hari Ini
Liga Champions 2017--2018

Hasil Lengkap Liga Champions Hari Ini

7 minutes Ago

Pertandingan lanjutan penyisihan grup Liga Champions musim ini kembali digelar, Rabu 22 Novembe…

BERITA LAINNYA
Video /