Sebelum Tewas, Jopi Ingin Terbitkan Buku Korupsi Kelapa Sawit

M Rodhi Aulia    •    26 Mei 2015 21:01 WIB
pembunuhan
Sebelum Tewas, Jopi Ingin Terbitkan Buku Korupsi Kelapa Sawit
Jopi Lesmana Peranginangin. Foto: Twitter.

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa hari sebelum tewas, Jopi Lesmana Peranginangin sempat mengutarakan keinginannya membuat sebuah buku. Buku itu berisikan laporan investigasi korupsi perkebunan kelapa sawit di Sulawesi Tengah.

"Kamis (21/5/2015) petang, dalam pertemuan Sawit Watch, dia ingin membuat buku," kata aktifis Sawit Watch Ronald Siahaan di Rumah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (23/52/2015).

Setelah mengutarakan keinginan itu dilakukan perhitungan biaya untuk mencetak buku. Buku akan disebarluaskan untuk publik. Di forum itu Jopi diminta menghitung sendiri biaya percetakan.

Ronald menjelaskan, Jopi merupakan sosok idealis. Ia ingin mengurai permasalahan yang selama ini mendera usaha perkebunan kelapa sawit. Di antaranya ingin memangkas praktik nakal yang terjadi dalam proses perizinannya.

Kini Ronal dan timnya kebingungan. Ia berkomitmen melanjutkan keinginan Jopi tersebut. "Sekarang kami lagi cari file-nya. File-nya ada di laptop yang selama ini ia gunakan. Itu juga kami harus tahu password laptopnya," kata dia.

Ronald menjelaskan, dalam laporan itu tidak dijelaskan secara rinci siapa pelaku yang dianggap melanggar proses perizinan tersebut. Keinginan belum kesampaian Jopi meninggal. 

Jopi ditusuk di sebuah diskotik, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, 23 Mei dini hari. Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, namun nyawa Jopi tidak tertolong.

"Saya harap kepolisan dan POM AL dapat memberikan penjelasan yang lengkap terkait proses penyelidikan dan penyidikan terkait peristiwa penusukan Jopi ini. Ini agar kami tidak berpikiran kemana-mana," pinta Ronald.


(DOR)

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16
Timnas U-16

Rekam Jejak Indonesia di Piala Asia U-16

2 days Ago

Terhitung dari 17 kali penyelenggaraan yang sudah berlangsung. Indonesia hanya mampu lolos ke p…

BERITA LAINNYA
Video /