KPK Minta PN Jaksel Cepat Kirim Putusan Praperadilan Hadi Poernomo

Yogi Bayu Aji    •    27 Mei 2015 03:53 WIB
kpk
KPK Minta PN Jaksel Cepat Kirim Putusan Praperadilan Hadi Poernomo
Plt Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiequrrachman Ruki (tengah) didampingi Wakil Ketua Zulkarnain (kiri) dan plt Wakil Ketua Indriyanto Senoadji memberikan pernyataan pers menanggapi putusan sidang praperadilan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (26/5)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingin cepat-cepat ambil sikap menghadapi putusan praperadilan mantan Direktur Jenderal Pajak Hadi Poernomo. Untuk itu, lembaga antikorupsi meminta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) mengirim putusan Praperadilan.

"Berharap sangat hakim praperadilan segera sampaikan putusan yang dibacakan. Sehingga bisa dalami agar bisa putuskan jenis perlawanan apa yang akan dilakukan," kata Wakil Ketua KPK Zulkarnain di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2015).

Menurut dia, KPK tengah fokus menggodok perlawanan terhadap Hadi Poernomo. Namun, mereka dibatasi waktu untuk mengambil sikap sehingga perlu segera mempelajari putusan Hadi Poernomo.

"Kami akan lakukan upaya hukum, tentu dalam tenggang waktu yang wajar dalam beracara pidana. Untuk banding ada waktu tujuh hari dan kasasi ada waktu 14 hari," ungkap dia.

Sore tadi Hakim Tunggal Haswandi di PN Jaksel mengabulkan gugatan praperadilan Hadi Poernomo. Penetapan tersangka KPK terhadap Hadi dianggap tidak sah

KPK sebelumnya menetapkan Hadi Poernomo sebagai tersangka keberatan pajak BCA sejak 21 April 2014. Perbuatan melawan hukum yang dilakukan Hadi dengan menerima seluruh permohonan keberatan wajib pajak atas SKPN PPH PT BCA Tbk. tahun 1999 yang diajukan pada 17 Juli 2003.

Akibat perbuatannya Hadi disangkal Pasal 2 ayat (2) dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Putusan ini jadi kekalahan ketiga KPK di praperadilan. Sebelumnya PN Jakarta Selatan juga mengabulkan sebagian permohonan Komjen Budi Gunawan dan bekas Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Penerbitan sprindik keduanya juga tak sah.


(ALB)


Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid
Lionel Messi

Messi Bicara Final Liga Champions dan Kepergian Zidane dari Madrid

1 week Ago

Kapten timnas Argentina itu tak memedulikan berapa pun hasil yang diraih Madrid dalam menghadap…

BERITA LAINNYA
Video /