Pemeriksaan Keempat, Denny Indrayana Kekeuh Tak Ada Kerugian Negara

Meilikhah    •    27 Mei 2015 05:29 WIB
Pemeriksaan Keempat, Denny Indrayana <i>Kekeuh</i> Tak Ada Kerugian Negara
Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana (tengah) mendengarkan pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/4). --Foto: MI--

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, kembali diperiksa Bareskrim Polri sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek payment gateway. Terhitung, sudah keempat kali Denny diperiksa oleh penyidik Bareskrim.

Usai diperiksa, Denny mengatakan disodori sekitar 43 pertanyaan oleh penyidik selama sekitar sembilan jam. Dalam memberikan keterangan ke penyidik, Denny bersama kuasa hukumnya, Heru Widodo kekeuh mengatakan tak ada kerugian negara yang ditimbulkan dari proyek tersebut.

"Kami berharap keterangan tersebut menunjukan fakta dan menjadi terang. Filosofinya menunjukkan untuk pelayanan publik dan tidak ada maksud perbuatan korupsi dan tak ada kerugian negara," ujar Heru Widodo, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2015).

Selain menganggap tak ada kerugian dalam proyek payment gateway, Denny juga mengaku meyakini bahwa proyek tersebut untuk kemudahan masyarakat dalam membuat paspor melalui pembayaran secara elektronik. Serta menghindari terkena pungutan liar.

"Pembayaran secara elekronik adalah ikhtiar perbaikan. Masyarakat silahkan menjadi penilainya. ?Kalau dari sisi kami, itulah resep yang kami buat dalam sistem untuk memberantas praktek calo dan pungli," jelas Denny.

Dalam kasus Payment gateway, Denny menggagas program ini untuk memudahkan pembuatan paspor beroperasi Juli sampai Oktober 2014. Selama itu, diduga ada uang sebesar Rp32 miliar yang tidak disetor langsung ke kas negara.

Denny diduga punya peran besar dalam proyek itu. Ia dijerat Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 dan Pasal 23 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 421 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke satu KUHP.
(ALB)


Berburu Buah Tangan nan Murah Khas Rusia

Berburu Buah Tangan nan Murah Khas Rusia

15 hours Ago

Rusia memilki buah tangan yang unik serta menarik untuk menjadi oleh-oleh. Cokelat dan parfum m…

BERITA LAINNYA
Video /