Sebelum Menipu, Enam WNA Jadi Pemandu Karaoke

Renatha Swasty    •    27 Mei 2015 07:40 WIB
pemerasan
Sebelum Menipu, Enam WNA Jadi Pemandu Karaoke
WN Tiongkok---MI/Angga Yuniar

Metrotvnews.com, Jakarta: Enam anggota pelaku penipuan online diketahui sebelum melakukan kejahatan merupakan pemandu karaoke.

"Dari 12 orang perempuan yang ada di sini, ada enam orang dulu bekas LC (Ladies Club)," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, di TKP, Jalan Sekolah V, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2015). (Baca: 29 WNA Diduga Terlibat Penipuan Online)

Herry mengatakan, keenam WNA yang ditangkap bekerja sebagai LC di sebuah tempat karoke di daerah kota, Jakarta Barat. Diduga, uang jadi pemicu keenam WNA ikut bergabung dalam kelompok penipuan.

"Coba bayangkan gaji LC-nya berapa, kenapa bisa beralih dari LC ke sini. Berartikan di sini lebih besar," pungkas Herry.

Diungkapkan Herry, WNA yang masuk dalam kelompok penipuan itu digaji Rp15 juta perbulan. Mereka berpura pura sebagai pejabat negara dan menghubungi pejabat yang tinggal di Tiongkok yang diketahui korupsi untuk diperas.

Seperti diketahui, petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya kembali menangkap warga negara asing (WNA) asal Tiongkok. Mereka ditangkap di bilangan Pondok Indah, Jakarta Selatan, lantaran diduga terkait kejahatan cyber.

Dalam penangkapan itu, polisi mencokok 29 orang dan terdiri dari 12 perempuan dan 17 laki-laki. Menurut Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krisnha Murti, mereka terlibat sindikat penipuan yang sebelumnya telah diciduk di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.


(ALB)