Forum Poligami Gelar 'Kopi Darat' untuk Syiar dan Konsultasi

Arga sumantri    •    27 Mei 2015 07:46 WIB
poligami
Forum Poligami Gelar 'Kopi Darat' untuk Syiar dan Konsultasi
Wakil Ketua Umum FKPS Rubby M Soffa. Foto: Arga Sumantri/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Komunitas poligami yang menamakan diri Forum Keluarga Poligami Sakinah (FKPS) akan menggelar pertemuan 14 Juni nanti. FKPS adalah organisasi yang dibentuk untuk keluarga poligami.

Pertemuan itu disebut 'kopi darat'. Menurut Wakil Ketua Umum FKPS Rubby M Soffa, acara itu rutin digelar tiap bulan. Tujuannya, untuk syiar dan konsultasi keluarga poligami atau yang ingin berpoligami.

"Kepentingannya selain untuk syiar juga untuk konseling bagi para pelaku poligami yang banyak masalah, hanya itu," kata Rubby kepada Metrotvnews.com saat ditemui di kediamannya, Bumi Indah Tahap 1, Kutajaya, Pasar Kemis, Tangerang, Selasa (26/5/2015).

Pria yang akrab disapa Abah Rubby ini menuturkan, tak kurang dari 100 anggota hadir di setiap pertemuan. Banyak dari anggota bahkan membawa istri untuk berkonsultasi soal kiat menjalani poligami.

"Ada juga pria yang datang ingin poligami sambil membawa istrinya, minta dijelaskan kepada istrinya soal niatnya poligami. Setelah dijelaskan, tidak sedikit juga yang kemudian diizinkan berpoligami," beber Rubby.


Ajakan Menghadiri Kopdar FKPS. Foto: Istimewa

Anggota FKPS, diakui Rubby tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. "Hanya Papua yang belum saya dengar, kalau di provinsi lainnya ada, mayoritas anggota terbesar ada di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah," tambahnya.

'Kopi darat' bulan depan, kata Rubby, hanya akan dihadiri anggota FKPS Jabodetabek. Namun, dia memastikan, acara yang digelar di Jalan Tidore No 44, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan itu, terbuka untuk umum. "Acara itu terbuka untuk umum, toh juga syiar, kita tidak mau menutup-nutupi,"

Organisasi FKPS secara resmi baru berdiri sejak April 2015 lalu. Sebelumnya, mereka hanya sebuah forum yang berisikan anggota dari berbagai komunitas. "Hanya karena grup ini gabungan dari sekian grup  yang ada, maka gaungnya seketika besar dan menyebar se-Indonesia," ujar Rubby.


(KRI)


Video /