2016, Menperin Tantang Honda Ekspor Motor 100 Ribu Unit

Husen Miftahudin    •    27 Mei 2015 09:25 WIB
honda
2016, Menperin Tantang Honda Ekspor Motor 100 Ribu Unit
Menperin Saleh Husin menandatangani piagam prasasti ekspor perdana sepeda motor produksi PT Astra Honda Motor ke Filipina, di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Menperin didampingi President Director AHM, Toshiyuki Inuma (kiri), Dirjen Pengembangan Ekspor Nasion

Metrotvnews.com, Bekasi: Indonesia kian memperkuat struktur industri automotif nasional. Hal ini agar Indonesia tak hanya sebagai pasar penjualan automotif, melainkan dapat menjadi basis produksi pabrikan automotif yang berorientasi pada ekspor.

Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut proses produksi automotif di dalam negeri harus melibatkan perusahaan lokal dengan menggandeng perusahaan pemasok suku cadang agar industri automotif lokal mampu berproduksi, bukan sebagai perakit. Selain itu, dorongan pemerintah terhadap produsen automotif dalam negeri juga diperlukan guna memacu industri automotif bergeliat.

Ia menambahkan, dorongan tersebut dapat berupa tantangan kepada produsen automotif untuk mengekspor unit motor ke luar negeri. Hal ini seperti yang dilakukan Saleh ketika meresmikan ekspor perdana sepeda motor jenis skuter matic produksi PT. Astra Honda Motor (AHM).

"Saat ini AHM mengekspor 30 ribu sepeda motor ke Filipina. Dengan memperhitungkan kapasitas produksi dan SDM yang makin mumpuni, saya tantang mereka bisa ekspor hingga 50 ribu pada awal tahun depan dan menjadi 100 ribu pada akhir 2016," ujar Saleh dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2015).

Ia menambahkan, hingga saat ini kapasitas produksi anak perusahaan Astra di pabrik Cikarang tersebut telah mencapai 1,1 juta unit per tahun. Jenis sepeda motor yang dikapalkan ialah merek Honda BeAT eSP yang berkapasitas 110 cc.

Saleh menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong peningkatan ekspor automotif nasional. Untuk itu, strategi dan kebijakan pengembangan industri automotif nasional yang masih berorientasi domestik saat ini harus disesuaikan.

"Saya imbau kepada Honda Motor Japan agar bersama-sama dengan mitra usahanya di Indonesia mulai melakukan investasi pengembangan sepeda motor berkapasitas mesin lebih besar daripada yang diproduksi saat ini untuk tujuan ekspor," pungkas Saleh.


(AHL)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

5 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /