Kadiv Humas Polri: Menurut UU Penyidik KPK Berasal dari Polri

Githa Farahdina    •    28 Mei 2015 12:22 WIB
praperadilan
Kadiv Humas Polri: Menurut UU Penyidik KPK Berasal dari Polri
Kadiv Humas Irjen Pol Anton Charliyan. Foto: Meilikhah/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Putusan Hakim Haswandi dalam sidang praperadilan Hadi Poernomo jadi polemik. Dalam pertimbangannya, Haswandi menyebut KPK tak berwenang menyidik kasus bekas Dirjen Pajak itu, karena penyelidik dan penyidiknya bukan berasal dari Polri atau PNS.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Charliyan enggan menanggapi pertimbangan Haswandi. Dia meminta wartawan untuk bertanya kepada pakar hukum.       

"Mungkin lebih bagus ditanyakan kepada para pakar hukum yang dulu bikin perundang-undangan itu," kata Anton di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2015).

Namun kata Anton, yang seharusnya jadi panutan adalah UU KPK. Menurutnya, pada Pasal 39 UU itu, menyebut penyidik KPK berasal dari Polri sementara penuntutnya dari kejaksaan.

"Dalam pasal itu disebut penyidik KPK harus diiberhentikan sementara dari instansi kepolisian dan kejaksaan. Artinya harus dari Kepolisian dan Lejaksaan, tidak ada disebut instansi lain," tegas Anton.

Haswandi mengabulkan permohonan Hadi mengenai tidak sahnya penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan KPK karena penyelidik dan penyidik KPK bukan berasal dari institusi Polri maupun Kejaksaan.

Pertimbangan ini juga membatalkan eksepsi KPK yang menyatakan KPK dapat mengangkat penyelidik dan penyidik independen yang memiliki keahlian. Sehingga, pengangkatan penyelidik KPK Dadi Mulyadi, Febriana dan Santoso yang menangani kasus Hadi batal demi hukum karena bertentangan dengan UU KPK.

Begitupun dengan 11 penyidik KPK yang telah diberhentikan dari Polri maupun yang mengundurkan diri dari institusi Polri atau pensiunan Polri tidak melekat status penyidikannya, dan harus diangkat terlebih dahulu sebagai PNS. Dengan demikian, segala proses penyelidikan dan penyidikan Hadi Poernomo tidak sah dan batal demi hukum.

"Dengan demikian termohon harus menghentikan segala proses penyidikan yang dilakukan pada 20 April 2014. Karena penyidikan tersebut tidak mempunyai hukum mengikat," tegas Haswandi.


(KRI)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

3 days Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /