Belanja Infrastruktur Batam Ditambah Rp315 Miliar

Antara    •    28 Mei 2015 15:10 WIB
anggaran
Belanja Infrastruktur Batam Ditambah Rp315 Miliar
Ilustrasi. Dok Kemenkeu

Metrotvnews.com, Batam: Pemerintah pusat menambah biaya belanja infrastruktur untuk Kota Batam Kepulauan Riau, sedikitnya Rp315 miliar dalam APBN Perubahan 2015 untuk mengembangkan kawasan perbatasan. "Ini berdasarkan data yang dihimpun dari kementerian-kementerian terkait. Mungkin di luar ini, masih ada dana yang belum dilaporkan dari kementerian lain," kata Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan
Badan Nasional Pengelola Perbatasan Eko Subowo di Batam, Kamis (28/5/2015).

Pemerintahan Joko Widodo memberikan prioritas pembangunan untuk kawasan perbatasan. Sehingga ada banyak dana yang ditambah untuk daerah-daerah yang berbatasan dengan negara asing.

Menurutnya, dana tambahan belanja infrastruktur itu diambil dari pengalihan dana subsidi BBM. Eko menjabarkan, dana perbatasan yang dikumpulkan dari berbagai kementerian untuk Batam itu yaitu dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp248 miliar, Kementerian Perhubungan Rp6 miliar, Kementerian Dikdasmen Rp26,414 miliar, Kementerian Kesehatan Rp13,769 miliar, Kementerian Dalam Negeri 5,495 miliar dan Kementerian KKP Rp15 miliar.

Dana dari Kementerian PUPR itu untuk pemeliharaan jalan Rp25,9 miliar, peningkatan infrastruktur jalan Rp79,29 miliar, perlebaran jalan Rp4,4 miliar, pembangunan jalan Rp54,1 miliar, pembangunan jembatan layang Rp56
miliar dan pembangunan pengamanan pantai Rp21,19 miliar.

Selain itu dari Kementerian PUPR juga dialokasikan Dana Alokasi Khusus untuk infrastruktur jalan Rp2,5 miliar, infrastruktur air minum Rp3,79 miliar dan infrastruktur sanitasi Rp1 miliar.

Dari Kementerian Perhubungan dialokasikan Rp6 miliar untuk peningkatan perangkat ATCS Bandara Hang Nadim Batam. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Dana Alokasi Khusus menyiapkan dana program pendidikan SD sebanyak Rp5,18 miliar, program pendidikan SMP Rp6,8 miliar, program pendidikan SMA Rp6,25 miliar dan program pendidikan SMK Rp8,16 miliar. "Masuk dana BOS," ujarnya.

Kementerian Kesehatan menyiapkan dana untuk bidang pelayanan kesehatan dasar Rp3,8 miliar, bidang pelayanan kesehatan rujukan Rp2,8 miliar dan pelayanan kefarmasian Rp2,48 miliar. Ketiganya masuk dalam Dana Alokasi Khusus. Kementerian Kesehatan juga mengalokasikan dana Rp4,6 miliar untuk tugas pembantuan Bina Upaya Kesehatan.

Dan Kementerian KKP sebanyak Rp1,25 miliar untuk pembangunan kapal nelayan beserta alat tangkap, Rp921 juta untuk penguatan kelembagaan melalui pemberdayaan nelayan dalam mendukung nelayan sekayam maritim, Rp4,6 miliar untuk pengembangan lingkungan sekayam maritim, Rp3 miliar untuk Coremap-CTI dan Rp5,195 miliar untuk pembangunan infrastruktur kelautan dan perikanan.


(WID)

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar
Paris Saint-Germain vs Celtic

Alves tak Terkejut dengan Performa Menawan Neymar

19 hours Ago

Neymar berhasil menyarangkan sepasang gol ke gawang Celtic  pada menit ke-9 dan menit ke-2…

BERITA LAINNYA
Video /