Jokowi Diminta Tuntaskan Kasus Lapindo

Al Abrar    •    28 Mei 2015 17:43 WIB
lapindo
Jokowi Diminta Tuntaskan Kasus Lapindo
Konferensi pers sembilan tahun tragedi lumpur Lapindo, Kamis (28/5/2015). Foto: Al Abrar/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo diminta menuntaskan kasus lumpur Lapindo. Publik menunggu realisasi janji Jokowi saat kampanye pada pilpres.

Hingga tujuh bulan pemerintahannya, Jokowi dinilai belum mengambil langkah strategis untuk menuntaskan kasus Lapindo. Padahal, masalah Lapindo merupakan satu dari sekian banyak kejahatan koorporasi pertambangan di indonesia.

"Negara harusnya hadir sebagai representasi rakyat. Harusnya pemerintah menilai kasus Lapindo sebagai kasus kejahatan korporasi pertambangan yang serius," kata Ketua Jaringan Advokasi Tambang Ki Bagus Adi Kusuma di kantor Kontras, Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2015).

Apalagi, kata Bagus, korban semakin bertambah karena banyak anak-anak yang terperosok ke lubang milik PT Minarak Lapindo ini.

"Sejak awal Januari 2011 hingga akhir 2014 sembilan anak yang meninggal. Ini dibiarkan saja oleh perusahaan yang seharusnya bertanggung jawab. Satu lagi terakhir adalah bulan lalu, jadi total 10 orang," ujar Bagus.

"Belum ada tindakan konkret untuk menindak perusahaan. Janji Jokowi menghadirkan negara dalam kasus ini belum terjadi," lanjutnya.


(KRI)

Hadapi Qarabag, Chelsea Darurat Penyerang
Jelang Qarabag vs Chelsea

Hadapi Qarabag, Chelsea Darurat Penyerang

1 hour Ago

Chelsea tak akan bisa memainkan empat pemain saat bertamu ke Baku Olympic Stadium, markas Qarab…

BERITA LAINNYA
Video /