Badan Tim Nasional Sepak Bola Mulai Panggil Pemain

- 13 Februari 2013 23:46 wib
<p><span class=ANTARA/Wahyu Putro A/ip

" />

ANTARA/Wahyu Putro A/ip

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Tim Nasional meski belum diumumkan secara resmi sudah mulai bergerak dengan memanggil pemain timnas yang dipersiapkan untuk menghadapi Arab Saudi pada Pra Piala Asia 2015, 23 Maret.

"Memang benar, saya sudah mendapatkan panggilan (BTN)," kata Raphael Maitimo, pemain naturalisasi asal Belada di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Rabu (13/2).

Selain Maitimo, pemain yang mengaku telah dikontak untuk menjalani pelatnas adalah dua pemain asal klub Persebaya Surabaya, Andik Vermansyah dan Taufiq.

"Ada enam pemain yang sudah dikontak. Pemain ini yang bermain saat timnas menghadapi Irak beberapa waktu yang lalu," kata mantan manajer timnas Habil Marati.

Menurut dia, pemain yang dipanggil oleh BTN ini akan dilatih oleh pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco yang sebelumnya telah dikontrak dan keberadaanya telah diumumkan oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin.

Pemanggilan pemain didasarkan pada surat yang ditandatangani oleh Ketua BTN Isran Noor per 16 Februari. Dalam surat panggilan tersebut  pemain dipanggil untuk melakukan general check up selama tiga hari di Jakarta antara 17-19 Fabruari ini.

Ditanya apakah BTN yang dibentuk telah disetujui oleh Komite Eksekutif PSSI, Habil Marati menegaskan jika badan yang mengelola timnas ini telah disahkan oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin.

"Siapa yang tidak ingin membangun tim yang kuat dan dilatih oleh pelatih terbaik. Yang jelas ini bukan penggembosan," kata Habil Marati.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, BTN ini diketuai oleh Isran Noor dan wakilnya dijabat oleh Habil Marati. Dalam susunan pengurus juga ada nama Rudolf Yesayas, Edi Elison, dan Tomy Arief.

Sementara itu timnas yang dilatih oleh Nil Maizar juga telah bersiap diri memanggil pemain yang akan dipersiapkan untuk menghadapi Arab Saudi.

Sesuai dengan rencana ada 33 pemain yang dipanggil 10 Maret mendatang termasuk pemain yang dipanggil BTN. Pada pelatnas Pra Piala Asia (PPA) 2015 tetap akan dilatih oleh jajaran pelatih yang sama saat Indonesia dikalahkan tuan rumah Irak dengan skor tipis 0-1.

Sebelumnya tersiar kabar bahwa asisten pelatih timnas Fabio Oliveira akan dicopot dari jabatannya. "Tidak ada pergantian pelatih. Semuanya tetap sama," kata Koordinator Timnas Bob Hippy seusai melakukan evaluasi pada jajaran pelatih timnas senior di Kantor PSSI Senayan Jakarta. (Antara/Agt)

()

INGGRIS
ITALIA
JERMAN
CHAMPIONS

Mata Najwa: Menuju Ke-7

30 Juli 2014 18:04 wib

Mata Najwa: Bangsa Indonesia baru saja menjalani pesta demokrasi yang begitu semarak. Mulai dari pemilihan anggota legislatif, hingga pemilihan presiden. Jejak-jejak pesta demokrasi yang terekam dalam sejumlah episode mata najwa, selama lebih dari setahun terakhir pun dirangkai menjadi satu episode baru yang penuh cerita. Mulai dari mendadak bermunculannya sejumlah orang yang berminat mencalonkan diri sebagai presiden. Dengan alasan ditunjuk, mendapat wangsit maupun ingin membuat perubahan pada negeri. Serta pertarungan perebutan suara dalam pemilu legislatif. Caleg bermunculan dari berbagai kalangan , mulai dari artis hingga profesi unik. Isu suksesi kepemimpinan nasional juga dibahas najwa bersama Presiden RI ketiga, BJ Habibie dan mantan presiden kelima, sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Mata najwa menghadirkan lima tokoh di hadapan ribuan mahasiswa di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) untuk berbagi inspirasi. Mereka adalah mantan wakil presiden Jusuf Kalla, gubernur DKI Jakarta, Joko widodo, tokoh pendidikan Anies Baswedan, ketua komisi pemberantasan korupsi, Abraham Samad dan gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Warna warni jalannya demokrasi saat pemilihan presiden tergambar dalam sejumlah episode mata najwa. Najwa sempat menantang Joko Widodo untuk memilih cawapres pendampingnya. Menghadirkan Jokowi bersama Jusuf Kalla, Dahlan Iskan dan Ahok. Namun, seperti biasa jokowi mampu menyimpan misteri. Dan saat opini publik telah terbelah menjadi nomor satu atau dua, mata najwa menghadirkan debat antara tim sukses kedua kubu untuk membedah visi misi kedua capres. Perjalanan politik joko widodo terekam dalam cuplikan kehadirannya sebagai narasumber mata najwa. Sejak saat ia masih menjabat sebagai walikota solo, saat memutuskan mencalonkan diri sebagai gubernur dki, bersama najwa blusukan ke pemukiman padat, saat memutuskan mengikuti pilpres, hingga kemudian hasil hitung cepat menunjukkan jokowi sebagai presiden terpilih. Selengkapnya hanya di mata najwa, tayang rabu 30 juli 2014 pukul 20.05WIB di Metro TV.