Kualitas Raskin Patah-Patah, Warga: Terpaksa Saya Makan

Agus Josiandi    •    28 Mei 2015 18:22 WIB
beras
Kualitas Raskin Patah-Patah, Warga: Terpaksa Saya Makan
Seorang warga Sampang menunjukkan beras Bulog dianggap tak layak konsumsi, Metrotvnews.com/ Agus Josiandi

Metrotvnews.com, Sampang: Warga di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengeluhkan kualitas beras jatah rakyat miskin (raskin) yang mereka terima. Sebab, beras itu dianggap tak layak konsumsi.

Dari pantauan Metrotvnews.com, warna beras kecokelatan. Butirannya patah. Baunya apek dan kutunya banyak.

"Terpaksa saya makan. Karena enggak ada lagi. Sebagian saya kasihkan ke ayam," ujar Muktiyeh, 54, warga Jalan Aji Gunung, Kelurahan Sekar, Sampang, Kamis (28/5/2015).

Muktiyeh mengaku menerima beras itu dari petugas RT setempat. Ia membayar Rp25 ribu untuk mendapatkan satu karung berisi 15 Kg beras.

"Mau dibuang, sudah telanjur  bayar. Mau dikembalikan, enggak bisa ," imbuhnya.

Di lain tempat, Koordinator Lapangan Bulog Sampang, Dwi Heru Kiswanto, enggan menanggapi keluhan tersebut. Alasannya, ia tak berwenang menanggapinya.

"Menurut surat dari Kepala Bulog Jawa Timur, yang berhak menjawab keluhan itu adalah Kepala Bulok Sub Divre XII Pamekasan," ujar Heru saat ditemui di gudang bulog Sampang.

Data yang diterima Metrotvnews.com menyebutkan 108.647 rumah tangga sasaran di Sampang berhak menerima raskin.

 


(RRN)

Joao Cancelo Resmi Menjadi Milik Inter Milan
Inter Milan 2017--2018

Joao Cancelo Resmi Menjadi Milik Inter Milan

2 hours Ago

Inter Milan secara resmi mengonfirmasi perekrutan Joao Cancelo dengan status pinjaman dari Vale…

BERITA LAINNYA
Video /