DPR-Dirjen Minerba Satukan Visi Izin Pembangunan Smelter

Annisa ayu artanti    •    28 Mei 2015 18:41 WIB
smelter
DPR-Dirjen Minerba Satukan Visi Izin Pembangunan <i>Smelter</i>
Ilustrasi (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Nasdem Endre Saifoel menyatakan bahwa sampai saat ini ada beberapa perusahaan yang memiliki progres yang bagus dalam pembangunan hilirisasi smelter tapi tidak mendapatkan izin rekomendasi ekspor. Untuk itu, perlu ada penyamaan izin.

"Misalnya, ada beberapa perusahaan yang progres pembangunan smelter lebih dari 50 persen, tapi tidak dapat rekomendasi ekspor," ungkap Endre, selepas Rapat Panitia Kerja (Panja), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Kendati demikian, Endre menjelaskan, ada perusahaan lain yang progresnya belum terlihat tapi justru sudah mendapatkan rekomendasi. "Progresnya belum kelihatan tapi sudah mendapatkan rekomendasi ekspor, seperti Freeport Indonesia dan Newmont Nusa Tenggara," tukas dia.

Sementara itu, Direktur Jendral Mineral Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bambang Gatot, menjelaskan bahwa telah ada perusahaan yang sudah boleh mengekspor konsentrat meski pembangunan smleter-nya belum tuntas. Kendati demikian, Bambang menekankan bahwa kegiatan ekspor tersebut tetap harus mengikuti kriteria yang tercantum dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2014 dan Nomor 11 Tahun 2014.

"Saya jelaskan di Permen 1 dan 11 tahun 2014 dijelaskan masing-masing. Jadi, tata caranya dia bisa dapat, kenapa bisa dapat. Karena di permen itu diatur siapa yang bisa, seperti apa persyaratannya," pungkas dia.


(ABD)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /