Pembangunan Telat, PT MRT Minta Tambahan Rp 1,3 Triliun

Putri Anisa Yuliani    •    28 Mei 2015 19:13 WIB
mrt
Pembangunan Telat, PT MRT Minta Tambahan Rp 1,3 Triliun
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan kereta cepat atau mass rapid transit (MRT) di kawasan Sudirman. (Foto:MI/Immanuel)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta diketahui meminta tambahan dana Rp 1,3 triliun ke Pemerinta DKI untuk menambah biaya dana operasional yang membengkak akibat terlambatnya pengerjaan MRT di jalur Fatmawati.
 
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan (Asbang), Mara Oloan Siregar mengatakan, mengungkapkan, dana ini juga diajukan untuk memenuhi peningkatan standar baja rangka stasiun dan jalur MRT. Selain itu, dana ini digunakan untuk menerapkan sistem bangunan tahan gempa.
 
Oloan memastikan, pengajuan ini belum tentu disetujui. Sebab, pengajuan didasarkan perhitungan yang dilakukan konsultan pembangunan dari Jepang. Oloan menegaskan, MRT harus memiliki perhitungan sendiri yang bisa diajukan kepada Pemprov DKI.
 
"Kami minta PT MRT hitung dulu rincian dari mereka. Mereka minta secepatnya, ya kami balikkan lagi, kalau kalian cepat hitungnya, kami juga cepat kasih," kata Oloan di Balai Kota, Kamis (28/5/2015).
 
Pengajuan dana tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta, Heru Budihartono. Ia akan menunggu hasil perhitungan dari PT MRT. Jika disetujui, dana tambahan itu akan diajukan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P). "Nanti bisa kita ajukan di APBDP," kata Heru.
 


(FZN)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

8 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /