Mantan Pimpinan Dukung KPK Lawan Putusan Praperadilan Hadi Poernomo

Achmad Zulfikar Fazli    •    28 Mei 2015 20:09 WIB
praperadilan
Mantan Pimpinan Dukung KPK Lawan Putusan Praperadilan Hadi Poernomo
Gedung KPK. (Foto: MI/Susanto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tumpak Hatorangan Panggabean angkat bicara soal putusan praperadilan bekas Dirjen Pajak Hadi Poernomo. Dia menyarankan KPK mengajukan banding ataupun peninjauan kembali (PK) atas putusan praperadilan yang memenangkan Hadi.

"Saran saya kita harus ajukan upaya hukum, baik upaya hukum yang biasa ataupun yang luar biasa," kata Tumpak usai bertemu pimpinan KPK, di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2015).

Tumpak mengaku telah membicarakan masalah aspek-aspek yang akan menjadi materi perlawanan putusan praperadilan dengan unsur pimpinan maupun pegawai KPK. Bahkan, kata dia, KPK sudah mengantisipasinya dengan menyiapkan berkas banding atas putusan praperadilan Hadi Poernomo. "Saya melihat mereka sudah mempersiapkan upaya hukum itu," ujar dia.

Menurut dia, salah satu yang menjadi perdebatan dalam putusan yang dikeluarkan Hakim Haswandi  adalah KPK yang dianggap tidak berhak mengangkat penyelidik dan penyidik di luar anggota Polri. Padahal, hal tersebut telah diatur dalam Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK yang merupakan lex specialis. Namun, aturan tersebut tidak disentuh hakim dalam mengambil keputusan.

"Upaya hukum yang jelas. Apa KPK boleh mengangkat penyelidik dan penyidik sendiri, kan gitu. Menurut kita iya, karena UU KPK itu lex specialis, bukan lex generalis, beda dengan yang di KUHAP, yang harus diberlakukan adalah UU 30 tahun 2002, tapi kenyataannya tidak berbuat begitu. Nah inilah yang harus kita lawan," tegas dia.

Dia menilai, putusan praperadilan ini berdampak kepada mental para pegawai KPK yang menurun. Tumpak menegaskan, KPK harus melawan agar mental pegawai KPK kembali meningkat. "Kehilangan semangat karena ada putusan praperadilan, ya putusan itu kan di luar kuasa kita, dan makanya kita harus meng-counter putusan praperadilan itu," pungkas dia.


(OGI)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /