Semen Indonesia Revisi Target Jadi 3%

Husen Miftahudin    •    29 Mei 2015 15:30 WIB
semen indonesia
Semen Indonesia Revisi Target Jadi 3%
Semen Indonesia -- ANTARA FOTO/Dhoni Setiawan

Metrotvnews.com, Semarang: Pertumbuhan industri semen nasional yang ditargetkan sebesar enam persen pada 2015 ini dinilai tak akan teralisasi. Hal ini karena pembangunan infrastruktur di Indonesia masih belum berjalan sehingga permintaan akan semen masih rendah.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Agung Wiharto mengatakan, pihaknya pesimistis terhadap pertumbuhan industri semen nasional. Bahkan, lesunya permintaan semen membuat perseroan menurunkan target pertumbuhan semen menjadi tiga persen.

"Semula kita target (pertumbuhan industri semen perseroan tahun ini) sebesar empat persen, sekarang sekitar tiga persen," ungkap Agung, dalam Presentasi Perkembangan Semen Indonesia, di Hotel Ciputra, Jalan Simpang Lima No 1, Semarang, Jumat (29/5/2015).

Ia mengaku kesulitan merealisasikan pencapaian target pertumbuhan industri semen secara nasional tersebut karena hingga triwulan pertama tahun ini industri semen nasional menurun hingga hampir empat persen. Ia memperkirakan, pertumbuhan industri semen nasional pada 2015 ini hanya mampu bergerak di angka nol persen sampai dengan satu persen.

"Ini karena pembangunan (infrastruktur) belum bergerak, lesu, ekonomi global juga belum merespon baik. Sampai triwulan ketiga, kita masih minus 3,3 persen," papar Agung.

Pada kuartal I-2015 ini, industri semen nasional mengalami penurunan volume penjualan hampir mencapai empat persen. Penjualan Semen Indonesia sendiri, sambung dia, tercatat turun dari 6,17 juta ton di tiga bulan pertama di 2014 menjadi 6.07 juta di kuartal I-2015.

"Penurunan pada kuartal pertama ini lebih karena disebabkan faktor cuaca yang tidak terlalu mendukung. Namun, pendapatan perseroan mengalami peningkatan, menjadi Rp6,34 triliun dari Rp6,11 triliun," ungkap Agung.

Meski begitu, Agung optimistis pada semester II-2015 ini penjualan semen akan lebih baik dengan dimulainya pembangunan infrastruktur milik pemerintah yang masih belum bisa terealisasi di semester I-2015.

"Hingga semester I-2015 kita memperkirakan masih negatif tumbuhnya. Kami berharap semester II-2015 bangkit dan bisa menutupi jebloknya semester I-2015. Dan tahun depan, kita berharap infrastruktur berjalan sehingga itu mempunyai upsize yang bergerak lebih bagus di 2016," pungkas Agung.


(ABD)

Bakal Bereuni dengan Juventus, Begini Perasaan Llorente
Tottenham Hotspur 2017--2018

Bakal Bereuni dengan Juventus, Begini Perasaan Llorente

1 hour Ago

Babak 16-besar Liga Champions 2017 -- 2018 akan terasa istimewa bagi striker Tottenham Hotspur …

BERITA LAINNYA
Video /