Kasus Migas, Bareskrim akan Periksa Purnomo Yusgiantoro

Githa Farahdina    •    29 Mei 2015 16:18 WIB
korupsi migas
Kasus Migas, Bareskrim akan Periksa Purnomo Yusgiantoro
Purnomo Yusgiantoro. Foto: Susanto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Bareskrim Polri akan memanggil Purnomo Yusgiantoro, bekas Menteri ESDM. Purnomo akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penjualan kondensat yang melibatkan SKK Migas dan PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI).

Purnomo Yusgiantoro menjabat Menteri ESDM saat dugaan skandal korupsi itu terjadi. "Memang ada rencana kami memeriksa beliau (Purnomo)," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigjen Pol Viktor Simanjuntak di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (29/5/2015).

Sayangnya, Viktor belum bisa memastikan waktu pemeriksaan Purnomo. Sebelumnya, penyidik juga telah memeriksa mantan anak buah Purnomo, bekas Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo, beberapa hari lalu. Evita akan kembali diperiksa Jumat pekan depan.

Selain itu, tambah Viktor, masih ada beberapa saksi yang akan dipanggil selanjutnya. Saat ini, penyidik Bareskrim sedang bekerja untuk memastikan siapa saja yang akan diperiksa ke depan.

Pada Oktober 2008, SKK Migas menunjuk langsung PT TPPI sebagai pihak penjual kondensat. Perjanjian kontrak kerja sama kedua institusi itu baru ditandatangani Maret 2009.

Proses tersebut diduga melanggar keputusan Kepala BP Migas Nomor KPTS-20/BP00000/2003-SO tentang Pedoman Tata Kerja Penunjukan Penjualan Minyak Mentah/Kondensat Bagian Negara dan Keputusan Kepala BP Migas Nomor KPTS-24/BPO0000/2003-SO tentang Pembetukan Tim Penunjukan Penjual Minyak Mentah/Kondensat Bagian Negara.

Penyidik menilai ada pelanggaran Pasal 2 dan atau Pasal 3 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No. 31/1999 tentang Tipikor dan atau Pasal 3 dan Pasal 6 UU 15/2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana telah diubah dengan UU No. 25/2003.

Bareskrim mengklaim kasus PT TPPI sebagai mega korupsi karena merugikan keuangan negara Rp2 triliun atau USD156 juta.


(KRI)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

3 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /