Mendagri Kirim Surat Edaran Desakan Pencairan Dana Pilkada

Arif Hulwan    •    31 Mei 2015 17:59 WIB
pilkada serentak
Mendagri Kirim Surat Edaran Desakan Pencairan Dana Pilkada
Mendagri Tjahjo Kumolo di Kantor Wapres-----MTVN/Dheri

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan surat edaran yang mendorong daerah mencairkan dana pelaksanaan pilkada serentak. Sebab, masih banyak daerah yang belum rampung menandatanganan naskah pejanjian hibah daerah (NPHD).

"Kemendagri sudah mengeluarkan payung hukum, surat edaran, radiogram, agar daerah tepat waktu menganggarkannya walau ada yang bertahap sifatnya, agar tidak menganggu tahapan-tahapan pilkada yang diatur KPU," kata Mendagri Tjahjo Kumolo melalui pesan singkat kepada wartawan, Minggu (31/5/2015).

KPU sebelumnya mengultimatum sejumlah daerah untuk segera menyelesaikan NPHD. KPU memberi waktu hingga 3 Juni mendatang. Jika belum rampung, KPU akan menunda pelaksanaan pilkada.

Tjahjo juga tak mempermasalahkan adanya perbedaan nilai anggaran antara yang diminta KPUD dengan yang dikehendaki Pemda.

"Tapi itu teknis sifatnya, bisa dirembug baik-baik. Yang penting pelaksanaan pilkada tidak terhambat sebagaimana keinginan pemerintah dan KPU," jelas dia

Sejauh ini, baru 36 daerah yang telah menandatangani NPHD dari 269 daerah yang akan menggelar pilkada secara serentak 9 Desember mendatang. Dari jumlah itu, baru 32 Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang dapat menggunakan anggarannya.
 


(TII)

Ini Klub yang Ingin Dihindari Juventus di 16-Besar Liga Champions
Jelang Undian Babak 16-Besar Liga Champions

Ini Klub yang Ingin Dihindari Juventus di 16-Besar Liga Champions

1 day Ago

Juventus berpeluang bertemu dengan salah satu dari lima klub Inggris.…

BERITA LAINNYA
Video /