Butuh 17 Kali Rapat untuk Turunkan Ongkos Haji

M Rodhi Aulia    •    31 Mei 2015 19:36 WIB
haji
Butuh 17 Kali Rapat untuk Turunkan Ongkos Haji
Ilustrasi haji.MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon Jamaah Haji Indonesia tahun ini cukup lega setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) turun sebesar USD502. Pemangkasan biaya haji tersebut setelah pemerintah dan Komisi VIII DPR melakukan rapat intensif sebanyak belasan kali.

"Kita harus 17 kali rapat panja (Panitia Kerja) di Komisi VIII DPR sampai dini hari dengan banyak stakeholders dan kita harus bedah semua komponen biaya haji per jamaahnya," kata Anggota Komisi VIII DPR RI, Abdulah Fikri Faqih melalui siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Minggu (31/5/2015).

Politikus PKS ini menuturkan, rapat intensif itu sempat berlangsung alot. Sebab, Komisi VIII terus mendesak agar ongkos haji dapat dipangkas, dan Kementerian Agama hanya sanggup menurunkan biaya haji dari semula USD3.219 menjadi USD3.193 saja, atau lebih hemat USD26.

"Dalam beberapa kali rapat, kami minta efisiensi lebih dari USD26, tapi sulit sekali. Akhirnya, kami minta bedah dan sisir satu persatu komponen biayanya," imbuh politikus asal Jawa Tengah ini.

Pemintaan Komisi VIII itu karena masih banyak peluang agar ongkos haji dapat turun. Panja ongkos haji memaparkan biaya yang disampaikan Kemenag dengan hasil analisis Panja di lapangan. "Pihak Kemenag tetap bergeming dengan tetap mengajukan dokumen awal yang efisiensinya hanya USD26," sesal dia.

Menurut Abdul, peluang efisiensi itu tampak dari penataan ulang konsentrasi pemondokan para jamaah. Selama ini, kata dia terdapat belasan titik pemondokan. Panja mengusulkan agar dikurangi menjadi lima titik saja. Sementara Kemenag ingin pemondokan minimal tujuh titik. Adu argumen berlangsung dan akhirnya disepakati menjadi enam titik.

"Padahal semakin banyak titik, akan semakin rumit mengatur transportasi dan distribusi katering, artinya semakin mahal," terang dia.

Di samping itu, peluang efisiensi tampak dari itikad baik menekan sewa pemondokan. Abdul mengklaim, untuk pemondokan di Mekkah, dari SR7.000 perjamaah menjadi SR4.500. Kemudian, di Madinah turun menjadi SR675 dari sebelumnya SR822.

Komponen biaya lain yang paling besar dalam menentukan biaya haji adalah tiket pesawat pulang-pergi.  "Baru kali ini di ruang rapat Komisi VIII, pihak Garuda bersedia menurunkan harga tiketnya dari USD2.180 menjadi USD 2.160. Lumayan selisih USD20," ujar Fikri.

Abdul menegaskan, sejatinya masih banyak peluang agar dapat menurunkan ongkos haji lebih rendah dari sekarang. Namun, karena batas waktu kerja Panja harus berakhir sebelum masa sidang keempat. Meski demikian, pihaknya masih tetap memiliki tugas. "Kita masih harus melakukan pengawasan pelaksanaan haji 2015 dan berharap lancar," pungkas dia.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo sudah meneken Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2015 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2015. "Biaya penyelenggaraan ibadah haji 2015 turun sebesar USD502. Dari USD3.219 menjadi USD2.717," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Rabu, 27 Mei lalu.


(OJE)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

9 hours Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /