Ini Baru Indonesia, Cara Baru Ber-Pancasila

Pelangi Karismakristi    •    31 Mei 2015 22:50 WIB
mpr ads
Ini Baru Indonesia, Cara Baru Ber-Pancasila

Metrotvnews.com, Blitar: Puncak peringatan Hari Pancasila 2015 sekaligus menandai peluncuran "Ini Baru Indonesia". Bukan sekedar slogan melainkan metode yang benar-benar baru dalam sosialisasi nilai-nilai Pancasila, UUD '45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

"Kita tidak menjelaskan tentang Pancasila, tetapi memberikan contoh-contoh," kata Ketua MPR Zulkifli Hasan tentang cara baru sosialiasi yang dimaksud.

Selama ini sosialisasi masih menggunakan cara yang kurang lebih sama dengan Penataran P4 pada era Orde Baru, yaitu cemarah. Padahal cara demikian sangat tidak efektif, malah membosankan bagi generasi muda.

"Sekarang kita kemas dengan cara yang kreatif dan mudah, yaitu dengan memberi contoh-contoh," lanjut Zul di Blitar, Minggu (31/5/2015) malam.

Langkah pertama yang mudah adalah dengan memasang spanduk "Ini Baru Indonesia" di berbagai tempat. Blitar menjadi tempat pertamanya pemasangan spanduk yang antara lain berbunyi "Berhenti Berseteru, Mulailah Bersatu" dan "Berhenti Menang Sendiri, Mulailah Berbagi".

"Jadi kalau tawuran itu bukan Indonesia, gotong royong itu baru Indonesia. Voting itu bukan Indonesia, musyawarah itu baru Indonesia," sambungnya.

Tentu tidak dapat sebatas spanduk, tapi contoh perilaku yang oleh banyak pihak mungkin dianggap usang padahal amat mulia. Para pemimpin yang harus memberikan teladan penerapan nilai "Ini Baru Indonesia" dalam praktek pemerintahan sehari-hari.

"Misalnya ketemu rakyat tapi naik mobil mewah. DPR yang sebentar-sebentar voting. DPRD berseberangan terus dengan gubernur. Kepatutan kita sudah hilang," ujarnya.




(LHE)

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi
Rasisme dalam Sepakbola

Suporter Bertindak Rasis, AS Roma Terancam Sanksi

1 day Ago

Suporter AS Roma tirukan suara monyet ke arah Antonio Rudiger, bek Chelsea saat kedua tim bentr…

BERITA LAINNYA
Video /