Negara "Power House" Tersingkir dari Atletik Asia

Suryopratomo    •    01 Juni 2015 16:21 WIB
atletik
Negara
Suasana pertandingan lari gawang di SEA Games ke-27 di Myanmar 2013 (Foto: ANTARA/Prasetyo Utomo)


Metrotvnews.com, Wuhan: Negara-negara "power house" Asia terlempar dari kepengurusan Asosiasi Atletik Asia (AAA). Wakil-wakil dari Jepang, Korea Selatan, Indonesia, dan Thailand gagal untuk mendapatkan kursi kepemimpinan.

Dalam pemilihan jabatan Wakil Presiden AAA di Wuhan, Tiongkok, Senin 1 Juni, tercatat 12 calon yang mengajukan diri. Dari 12 calon itu terpilih 5 orang yang akan mendampingi Presiden AAA Dahlan Jumaan al-Hamad dari Qatar.

Lima Wakil Presiden AAA yang terpilih berasal dari Arab Saudi, Filipina, India, Irak, dan Kazakhstan. Sebelumnya Indonesia menempatkan Sekretaris Jenderal PB PASI Tigor Tanjung sebagai Wakil Presiden AAA.

"Itulah fakta yang harus kita terima. Kita sudah berupaya untuk tetap menempatkan di jajaran pimpinan AAA, tetapi ternyata Kongres memilih yang lain," kata Ketua Umum PB PASI Mohamad "Bob" Hasan.

Bob Hasan mengaku kaget, semua kekuatan atletik Asia tidak mendapat tempat di kursi pimpinan AAA. Ini tentunya akan mempengaruhi perkembangan atletik di kawasan ini.

"Kalau Wakil dari Jepang, Korea, Indonesia, Thailand tidak masuk kepengurusan yang rugi sebenarnya atletik Asia. Sebab mereka adalah "power house" yang bisa memperkuat pembinaan atletik di kawasan ini," ujar Bob Hasan yang hadir di Wuhan untuk menerima penghargaan pengabdian seumur hidup dari AAA.

Bob Hasan pernah menjadi Presiden AAA periode 1996-2000. Negara-negara Asia sebenarnya berharap Bob Hasan untuk sekali lagi memimpin AAA, tetapi langkahnya dijegal Presiden Abdurrahman Wahid.

Saat ini Bob Hasan menjabat Ketua Kehormatan AAA. Bulan lalu, PASI menjadi tuan rumah pertemuan khusus AAA yang dihadiri dua calon Presiden Federasi Atletik Internasional, Sebastian Coe dari Inggris dan Sergei Bubka dari Rusia. (Tom)


(ACF)

Video /